{"id":18669,"date":"2024-04-11T07:47:37","date_gmt":"2024-04-11T00:47:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=18669"},"modified":"2026-04-15T17:10:24","modified_gmt":"2026-04-15T10:10:24","slug":"tempo-pembayaran-eropa-asia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/","title":{"rendered":"Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa"},"content":{"rendered":"\n<p>Tempo pembayaran atau yang biasa disebut jatuh tempo adalah tanggal tertentu dimana pembayaran harus dilakukan. Tempo pembayaran tidak hanya terjadi di Indonesia, tempo pembayaran secara umum digunakan oleh pelaku bisnis di berbagai negara. <\/p>\n\n\n\n<p>Cara penanganan pembayaran jatuh tempo sangat bervariasi di berbagai negara, tergantung pada hukum dan kondisi ekonomi suatu negara. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut adalah penjelasan mengenai jenis tempo pembayaran dan perbedaan tempo pembayaran di beberapa negara.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Tempo_Pembayaran\"><\/span><strong>Jenis Tempo Pembayaran<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa jenis tempo pembayaran yang dikategorikan dari jangka waktu hari. Jangka waktu tersebut biasanya ditulis dengan \u201cNet 15\u201d yang artinya jangka waktu 15 hari atau \u201cNet 30\u201d yang artinya jangka waktu pembayaran 30 hari. Selain itu, beberapa pembayaran juga menawarkan diskon jika pelaku usaha membayar lebih cepat. Berikut adalah contoh diskon tempo pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/papercard.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=tempo_di_negara_lain\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-05.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-17355\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-05.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-05-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-05-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tempo_pembayaran_210_net_30\"><\/span>1. Tempo pembayaran 2\/10 net 30<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Istilah 2\/10 net 30 adalah ketika pemasok atau <em>supplier<\/em> menawarkan diskon kepada perusahaan jika tagihan atau invoice dibayar dalam waktu sepuluh hari sejak invoice dicetak dengan jatuh tempo 30 hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, sebuah perusahaan membeli bahan makanan senilai Rp10.000.000 dari <em>supplier<\/em> dengan waktu tempo pembayaran 30 hari setelah barang diterima. Namun, jika perusahaan membayar <em>supplier<\/em> dalam waktu sepuluh hari, perusahaan akan mendapat diskon 2% dan&nbsp; pembayarannya akan menjadi Rp9.800.000.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tempo_pembayaran_410_30_net\"><\/span>2. Tempo pembayaran 4\/10 30 net<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika <em>supplier<\/em> menawarkan 4\/10 net 30, <em>supplier<\/em> akan memberikan diskon 4 persen bila pembayaran barang atau jasa dibayar penuh dalam waktu sepuluh hari sejak tanggal invoice dicetak. Jika perusahaan tidak dapat melakukan pembayaran dalam jangka waktu tersebut, mereka memiliki waktu 30 hari untuk membayar penuh.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/tips-mengatur-tempo-pembayaran-supplier-untuk-memperlancar-cash-flow\/\">Tips Mengatur Tempo Pembayaran Supplier untuk Memperlancar Cash Flow<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Tempo_Pembayaran_di_Negara_Asia_dan_Eropa\"><\/span><strong>Perbedaan Tempo Pembayaran di Negara Asia dan Eropa<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara ringkas Uni Eropa memiliki peraturan ketat yang mengatur tempo pembayaran sedangkan negara-negara Asia cenderung memiliki ketentuan yang lebih fleksibel yang sering dinegosiasikan antara kedua belah pihak. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tempo_pembayaran_di_Eropa\"><\/span>1. Tempo pembayaran di Eropa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketentuan tempo pembayaran di negara-negara Eropa dan Asia memang memiliki beberapa perbedaan. Dalam transaksi antara lembaga publik, negara-negara Uni Eropa memiliki aturan jangka waktu pembayaran tidak boleh lebih dari 60 hari sejak tanggal diterimanya tagihan. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika tidak ada persyaratan yang ditentukan, tempo pembayaran secara otomatis (default) 30 hari. Namun, dalam transaksi komersial antar bisnis, tempo pembayaran bisa lebih dari 60 hari asalkan disetujui kedua belah pihak.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Uni eropa juga mengatur jangka waktu tempo pembayaran dibatasi hingga 30 hari untuk barang yang mudah rusak dan 60 hari untuk produk pertanian dan makanan lainnya, terhitung sejak tanggal pengiriman atau tanggal tanggal tagihan dicetak. Aturan ini berlaku antar pelaku bisnis atau pelaku bisnis dengan lembaga publik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Durasi pembayaran rata-rata di negara-negara Eropa mengalami fluktuasi selama bertahun-tahun. Berdasarkan data <a href=\"https:\/\/www.statista.com\/statistics\/630045\/average-b2b-payment-terms-by-country-western-europe\/\">Statista <\/a>rata-rata tempo pembayaran tahun 2023, Irlandia berada di urutan paling atas dengan rata-rata pembayaran 62 hari. Sedangkan paling rendah terjadi di Swiss dengan waktu 28 hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=id.paper.invoicer&amp;hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16470\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tempo_pembayaran_di_Asia\"><\/span>2. Tempo pembayaran di Asia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, negara-negara Asia memiliki praktik pembayaran yang berbeda. Menurut survei yang dilakukan <a href=\"https:\/\/atradius.us\/reports\/payment-practices-barometer-b2b-payment-practices-trends-asia-2023.html\">Astradius<\/a>, rata-rata tempo pembayaran perusahaan Asia adalah 60 hari sejak tagihan dicetak.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara lebih rinci praktik tempo pembayaran di Hongkong rata-rata menawarkan 66 hari, diikuti Jepang 54 hari, China 47 hari, Indonesia dan Singapura 46 hari, Taiwan 45 hari, dan Vietnam 34 hari. Bahkan beberapa perusahaan Taiwan yang bergerak di bidang transportasi menerapkan jangka waktu pembayaran diperpanjang hingga lebih dari 90 hari. <\/p>\n\n\n\n<p>Jangka waktu pembayaran yang lebih panjang diberikan kepada pelaku bisnis oleh supplier yang memilih untuk menjual secara kredit. Hal ini juga membantu pelaku usaha dalam mengatasi kesulitan arus kas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B<strong>aca juga:<\/strong>&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/tips-mengatur-tempo-pembayaran-supplier-untuk-memperlancar-cash-flow\/\">Tips Mengatur Tempo Pembayaran Supplier untuk Memperlancar Cash Flow<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tempo_Pembayaran_di_Indonesia\"><\/span><strong>Tempo Pembayaran di Indonesia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat ini belum ada aturan khusus mengenai tempo pembayaran bisnis di Indonesia. Peraturan BI No. 22\/23\/PBI\/2020 dan Peraturan BI No. 23\/6\/PBI\/2021 yang membahas mengenai sistem pembayaran dan penyedia jasa pembayaran belum mengatur mengenai tempo pembayaran bisnis. Artinya, tempo pembayaran bisnis di Indonesia bisa dilakukan secara fleksibel dan sesuai kesepakatan kedua belah pihak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan survei Astradius ke 266 perusahaan di Indonesia, menyatakan bahwa perusahaan lebih memperketat jangka waktu pembayaran yang ditawarkan kepada pelaku bisnis, dengan rata-rata 46 hari sejak tagihan atau invoice dicetak. <\/p>\n\n\n\n<p>Angka tersebut tujuh hari lebih pendek dari tahun 2022. Hal ini menunjukan bahwa ada keinginan untuk mempercepat arus kas masuk dan mengurangi risiko likuiditas.<\/p>\n\n\n\n<p>Lamanya jangka waktu pembayaran ditentukan oleh berbagai faktor. Sektor bahan kimia di Indonesia lebih menyukai persyaratan standar industri sambil mempertimbangkan pengaruh kebijakan asuransi kredit. <\/p>\n\n\n\n<p>Faktor lainnya adalah ketersediaan biaya modal dan kelayakan kredit pelaku usaha. Keterlambatan tempo pembayaran meningkat menjadi rata-rata 48% dari semua invoice penjualan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/sulit-dapat-tempo-pembayaran\/\">5 Alasan Bisnis Sulit Dapat Tempo Pembayaran yang Diinginkan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tempo pembayaran adalah aspek penting yang harus diperhatikan oleh pelaku bisnis. Hal ini menjadi krusial karena mempengaruhi <em>cash flow<\/em>\u00a0dan kesehatan finansial perusahaan. Untuk menjaga <em>cash flow <\/em>perusahaan, kamu bisa menggunakan kartu kredit Paper.id!<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satunya menggunakan <strong>PAPER<\/strong><em>CARD<\/em>, kamu bisa menambah tempo pembayaran keperluan bisnis kamu, seperti jatuh tempo pembayaran listrik dan tempo pembayaran lainnya hingga 55 hari. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu mengajukan pendaftaran <strong>PAPER<\/strong><em>CARD<\/em> di website atau aplikasi <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/papercard.php?gad_source=1&amp;gclid=CjwKCAiAxaCvBhBaEiwAvsLmWKx97ut3IJiplZi4g3JnQ2ZKCNxyXDCP0ovSmni11RT3_HxWLB-HmBoCsH8QAvD_BwE\">Paper.id<\/a>.&nbsp; Yuk, pakai Paper.id sekarang! Daftarnya gratis, kamu hanya perlu klik <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/paperpay-out.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=tempo_di_negara_lain\">di sini<\/a><\/strong>!<\/p>\n\n\n\n<p>Atau mau tahu lancar atau tidaknya&nbsp;<em>cash flow&nbsp;<\/em>bisnis kamu? Sebagai pemilik bisnis juga, penting banget lho buat tahu nilai CCC (<em>Cash Conversion Cycle<\/em>) dan menjaga&nbsp;<em>cash flow<\/em>&nbsp;tetap lancar. Dengan Paper.id, kamu bisa pantau semuanya dengan mudah, lho!<\/p>\n\n\n\n<p>Cukup klik tombol di bawah ini dan masukkan data yang dibutuhkan. Selamat! Sekarang kamu bisa menganalisis hasilnya dan dapatkan rekomendasi yang bermanfaat!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/cash-flow-checkup.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=praktik_jatuh_tempo\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tempo pembayaran atau yang biasa disebut jatuh tempo adalah tanggal tertentu dimana pembayaran harus dilakukan. Tempo pembayaran tidak hanya terjadi di Indonesia, tempo pembayaran secara umum digunakan oleh pelaku bisnis di berbagai negara. Cara penanganan pembayaran jatuh tempo sangat bervariasi di berbagai negara, tergantung pada hukum dan kondisi ekonomi suatu negara. Untuk mengetahui lebih lanjut, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":18670,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7858],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tempo pembayaran adalah aturan yang bukan hanya berlaku di Indonesia saja, tetapi di berbagai belahan dunia. Yuk, simak seperti apa!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tempo pembayaran adalah aturan yang bukan hanya berlaku di Indonesia saja, tetapi di berbagai belahan dunia. Yuk, simak seperti apa!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-11T00:47:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-15T10:10:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/fin-0rHxkbcvQAE-unsplash.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"783\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa","description":"Tempo pembayaran adalah aturan yang bukan hanya berlaku di Indonesia saja, tetapi di berbagai belahan dunia. Yuk, simak seperti apa!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa","og_description":"Tempo pembayaran adalah aturan yang bukan hanya berlaku di Indonesia saja, tetapi di berbagai belahan dunia. Yuk, simak seperti apa!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-04-11T00:47:37+00:00","article_modified_time":"2026-04-15T10:10:24+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":783,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/fin-0rHxkbcvQAE-unsplash.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa","datePublished":"2024-04-11T00:47:37+00:00","dateModified":"2026-04-15T10:10:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/"},"wordCount":879,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Kartu Kredit Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/","name":"Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-04-11T00:47:37+00:00","dateModified":"2026-04-15T10:10:24+00:00","description":"Tempo pembayaran adalah aturan yang bukan hanya berlaku di Indonesia saja, tetapi di berbagai belahan dunia. Yuk, simak seperti apa!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18669"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18669"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33697,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18669\/revisions\/33697"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}