{"id":17286,"date":"2025-03-20T15:45:44","date_gmt":"2025-03-20T08:45:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=17286"},"modified":"2025-03-20T15:47:48","modified_gmt":"2025-03-20T08:47:48","slug":"contoh-jurnal-penyesuaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/","title":{"rendered":"Contoh dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dalam Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p>Jurnal penyesuaian tidak hanya menjadi bagian akuntansi saja, melainkan sudah menjadi elemen yang penting. Selain itu, jurnal penyesuaian salah satu proses akuntansi yang penyusunannya digadang-gadang sebagai proses yang paling sulit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut survey yang dilakukan oleh <a href=\"https:\/\/www.accountingtoday.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Acounting Today<\/a> tahun 2022, sekitar 73% akuntan profesional mengakui bahwa kesalahan dalam jurnal penyesuaian adalah salah satu penyebab utama ketidakakuratan laporan keuangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pemahaman yang mendalam tentang jurnal penyesuaian, tidak hanya bagi para akuntan tetapi juga bagi siapa saja yang terlibat dalam pengelolaan keuangan bisnis. <\/p>\n\n\n\n<p>Nah berikut ini akan dibahas mengenai pengertian, contoh, serta cara membuat jurnal penyesuaian yang baik dan benar.&nbsp;Simak di bawah, ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Jurnal_Penyesuaian\"><\/span><strong>Apa Itu Jurnal Penyesuaian?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat ketika ada perubahan saldo pada suatu akun dan harus disesuaikan ke dalam buku besar perusahaan pada akhir periode siklus akuntansi dengan tujuan untuk mencatat pendapatan atau beban yang tidak diakui untuk periode tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari jurnal penyesuaian ini sendiri adalah untuk memperbaiki akun yang sudah ada pada buku besar, kemudian menghitung pendapatan dan juga biaya yang belum dicatat serta menyesuaikan jumlah aset dan kewajiban perusahaan dengan posisi yang sebenarnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh transaksi yang dicatat dalam jurnal penyesuaian diantaranya akumulasi biaya-biaya yang belum dibayar, pendapatan yang belum dibayar, penyusutan aset tetap, dan pajak yang harus dibayar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, agar pembuatan jurnal penyesuaian tetap rapi dan bebas dari kesalahan, penting untuk mencatat setiap transaksi dengan baik. Supaya lebih praktis, terutama dalam hal penagihan seperti invoice, kamu bisa mengandalkan <strong>aplikasi invoice online dari Paper.id<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan <strong>Paper.id<\/strong>, kamu nggak perlu lagi repot membuat dan mencatat invoice secara manual. Semua data langsung tersinkronisasi ke laporan keuangan, plus kamu bisa dengan mudah melacak mana invoice yang sudah dibayar dan mana yang masih tertunda. Praktis banget, kan?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Yuk, coba Paper.id sekarang dengan klik tombol di bawah ini!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=jurnal_penyesuaian&amp;utm_content=button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/contoh-jurnal-akuntansi-keuangan\/\">Contoh Jurnal Akuntansi Keuangan yang Benar<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Jurnal_Penyesuaian_dengan_Mudah\"><\/span><strong>Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dengan Mudah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk membuat jurnal penyesuaian ada beberapa tahap yang harus diikuti, sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tinjau_semua_transaksi\"><\/span>1. Tinjau semua transaksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pertama kamu harus meninjau semua transaksi yang terjadi selama periode akuntasi. Lalu periksa apakah ada transaksi yang belum dicatat atau perlu penyesuaian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Identifikasi_transaksi_yang_memerlukan_penyesuaian\"><\/span>2. Identifikasi transaksi yang memerlukan penyesuaian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Cari transaksi yang belum lengkap atau belum mencerminkan nilai sebenarnya pada akhir periode. Ini termasuk pendapatan yang diperoleh tapi belum dicatat, beban yang terjadi tapi belum dibayar, atau aset dan liabilitas yang perlu diperbarui.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kategorisasikan_jenis_penyesuaian\"><\/span>3. Kategorisasikan jenis penyesuaian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya kamu perlu mengkategorisasikan atau menentukan jenis penyesuaian kedalam jenis berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Akru (Akrual):<\/strong> Pendapatan yang diperoleh atau beban yang terjadi tetapi belum dicatat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Prabayar: <\/strong>Biaya yang dibayar di muka dan perlu dialokasikan ke periode yang tepat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Depresiasi: <\/strong>Alokasi biaya aset tetap selama umur manfaatnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penyesuaian Estimasi:<\/strong> Penyesuaian untuk akun seperti piutang tak tertagih.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Buat Entri Jurnal: <\/strong>Setelah mengkategorisasikan atau menentukan jenis penyesuaian, langkah selanjutnya adalah membuat entri jurnal dengan menuliskan tanggal penyesuaian, akun yang terpengaruh, dan jumlah debit &amp; kredit yang sesuai.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Update_buku_besar\"><\/span>4. Update buku besar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah membuat entri jurnal, update buku besar untuk mencerminkan penyesuaian ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Verifikasi\"><\/span>5. Verifikasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan semua entri telah dicatat dengan benar dan sesuai dengan prinsip akuntansi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Siapkan_laporan_keuangan\"><\/span>6. Siapkan laporan keuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah penyesuaian selesai, kamu dapat melanjutkan untuk menyusun laporan keuangan, seperti laporan laba rugi dan neraca, yang mencerminkan informasi yang diperbarui.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Dokumentasi\"><\/span>7. Dokumentasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan untuk menyimpan dokumentasi yang mendukung setiap penyesuaian yang kamu buat, seperti faktur, kontrak, atau catatan internal.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/jurnal-penyesuaian-perusahaan-dagang\/\">Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang, Istilah Penting yang Harus Diketahui Pebisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Jurnal_Penyesuaian_Lengkap_Berdasarkan_Jenis_Akun\"><\/span><strong>Contoh Jurnal Penyesuaian Lengkap Berdasarkan Jenis Akun<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jurnal penyesuaian secara lengkap dibawah ini memuat seluruh akun yang harus disesuaikan, pencatatannya pun dilakukan sistematis dan berurutan, sehingga memudahkan akuntan jika harus memindahkannya ke neraca lajur. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini contoh jurnal penyesuaian yang bisa menjadi bahan referensi:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/KuaNvVDdOsxQJt9kyF9l8S1RoA46fA8Bfn_Lj4gkYkA3Gvh26-pjAijo8L6s3zbWcdK8v7TxDXLUuLHm2pjkjk-pJxGnWplpados2dsJye81xkDc1-2UDU63QwzXHwRbNj_RZavoopv7s9N2q-6xc1k\" alt=\"Contoh Jurnal Penyesuaian Akuntansi\" style=\"width:550px\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Kamu juga bisa <em>download<\/em> templatenya secara gratis di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-3 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background has-text-align-center wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/docs.google.com\/spreadsheets\/d\/1A_2hOMRjEQJ1HVndw0gO2Me5h1W4Vl8ulzepmeFaVCk\/template\/preview\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Download Template Gratis<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/finansial-umkm\/jurnal-khusus-akuntansi\/\">Tentang Jurnal Khusus Akuntansi, Jenis, dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikian contoh dan cara membuat jurnal penyesuaian dalam bisnis. Pada akhirnya, dengan pencatatan yang rapi dan sistematis, kamu bisa memahami kesehatan finansial bisnismu dengan lebih jelas serta menghindari kesalahan dalam perhitungan laba atau rugi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, mencatat dan menyesuaikan transaksi secara manual tentu memakan waktu dan berisiko terjadi kesalahan. Agar lebih praktis dan efisien, kamu bisa menggunakan Paper.id! Dengan fitur akuntansi otomatisnya, setiap transaksi bisnis tercatat secara <em>real-time<\/em>, mulai dari pemasukan, pengeluaran, hingga perubahan stok.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, coba Paper.id sekarang dan kelola keuangan bisnis dengan lebih mudah!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnal penyesuaian tidak hanya menjadi bagian akuntansi saja, melainkan sudah menjadi elemen yang penting. Selain itu, jurnal penyesuaian salah satu proses akuntansi yang penyusunannya digadang-gadang sebagai proses yang paling sulit.&nbsp; Menurut survey yang dilakukan oleh Acounting Today tahun 2022, sekitar 73% akuntan profesional mengakui bahwa kesalahan dalam jurnal penyesuaian adalah salah satu penyebab utama ketidakakuratan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":26157,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dalam Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mau tahu contoh dan cara membuat jurnal penyesuaian dalam bisnis yang baik dan benar? Yuk, simak selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dalam Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mau tahu contoh dan cara membuat jurnal penyesuaian dalam bisnis yang baik dan benar? Yuk, simak selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-20T08:45:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-20T08:47:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-jurnal-penyesuaian.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dalam Bisnis","description":"Mau tahu contoh dan cara membuat jurnal penyesuaian dalam bisnis yang baik dan benar? Yuk, simak selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dalam Bisnis","og_description":"Mau tahu contoh dan cara membuat jurnal penyesuaian dalam bisnis yang baik dan benar? Yuk, simak selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-03-20T08:45:44+00:00","article_modified_time":"2025-03-20T08:47:48+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-jurnal-penyesuaian.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Alfian Dimas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Alfian Dimas","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/"},"author":{"name":"Alfian Dimas","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8"},"headline":"Contoh dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dalam Bisnis","datePublished":"2025-03-20T08:45:44+00:00","dateModified":"2025-03-20T08:47:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/"},"wordCount":722,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/","name":"Contoh dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dalam Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-03-20T08:45:44+00:00","dateModified":"2025-03-20T08:47:48+00:00","description":"Mau tahu contoh dan cara membuat jurnal penyesuaian dalam bisnis yang baik dan benar? Yuk, simak selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-jurnal-penyesuaian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian dalam Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8","name":"Alfian Dimas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alfian Dimas"},"description":"Seorang SEO Specialist &amp; Content Writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun di beragam industri seperti OTT (Over The Top), Hukum, Kesehatan, &amp; e-Commerce. Saat ini bereda di industri B2B untuk memperluas wawasan terkait bisnis.","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/alfian\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17286"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17286"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17286\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26160,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17286\/revisions\/26160"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17286"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17286"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17286"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}