{"id":15272,"date":"2023-11-09T10:28:46","date_gmt":"2023-11-09T03:28:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=15272"},"modified":"2025-10-11T12:11:06","modified_gmt":"2025-10-11T05:11:06","slug":"tips-membuat-desain-kemasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/","title":{"rendered":"6 Tips Membuat Desain Kemasan yang Unik, Menarik, dan Cocok untuk Produkmu"},"content":{"rendered":"\n<p>Mungkin kamu sering mendengar pepatah &#8220;Jangan menilai buku dari sampulnya,&#8221; tetapi faktanya, semua orang pasti akan melihat bungkus luarnya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli. Ini juga berlaku dalam pemasaran produk B2B, di mana <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/syarat-kemasan-makanan-yang-baik-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">desain kemasan<\/a> yang menarik sangat penting untuk memberikan kesan pertama pada produkmu.<\/p>\n\n\n\n<p>Desain<em> packaging <\/em>juga sangat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Menurut survei <em>Ipsos<\/em>, 72% konsumen Amerika mengatakan bahwa desain kemasan produk mempengaruhi pembelian mereka. Ini bukan hanya di Amerika, hampir semua orang memeriksa kemasan sebelum memutuskan untuk membeli barang.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, bagaimana cara kamu mendesain kemasan produkmu agar bisa menonjol dan menarik perhatian pembeli? Simak tips lengkapnya di dalam artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><strong>Cara Meningkatkan Profit Dengan Kemasan Makanan yang Tepat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Ketahui_Target_Konsumen_Produk_Kamu\"><\/span><strong>1. Ketahui Target Konsumen Produk Kamu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Langkah pertama yang perlu kamu lakukan sebelum mendesain produk kemasan adalah kamu harus tahu terlebih dahulu siapa target konsumen dari produk yang kamu tawarkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika belum tahu, lakukan penelitian tentang persona konsumen idealmu. Cari tahu kebutuhan, preferensi, tantangan, dan perilaku mereka saat berbelanja.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pahami juga motivasi, emosi, dan ekspektasi mereka saat memilih produk. Informasi ini akan membantu kamu dalam pembuatan desain kemasan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemasan yang baik mencerminkan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai penting di atas. Sebagai contoh, jika kamu menargetkan orang-orang yang peduli lingkungan, maka hal-hal seperti konservasi, kebersihan, dan keberlanjutan akan menarik minat mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, jika kamu menjual produk perawatan kulit organik, kamu bisa menggunakan bahan daur ulang dan desain minimalis untuk terhubung lebih dalam dengan pasar Anda. Desain minimalis menunjukkan bahwa produk tersebut alami dan organik. Dengan begitu, produk kamu akan lebih mudah menarik perhatian mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh lainnya, jika ternyaat target konsumen kamu adalah kalangan keatas yang cenderung menyukai hal-hal serba ekslusif. Kamu bisa membuat <em>design<\/em> kemasan yang terlihat premium dengan kualitas bahan yang tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tentukan_Identitas_Brand-mu\"><\/span><strong>2. <strong>Tentukan Identitas <em>Brand-<\/em>mu<\/strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, kemasan produk perlu mencerminkan identitas dan karakter dari <em>brand <\/em>kamu. Desain kemasan harus mengekspresikan nilai-nilai inti, misi, visi, dan gaya komunikasi merekmu. Hal Ini juga harus seragam dengan semua saluran pemasaran yang lainnya, seperti <em>website<\/em>, media sosial, dan iklan.<\/p>\n\n\n\n<p>Identitas <em>brand<\/em> akan membantu kamu menentukan warna,<em> font,<\/em> gambar, dan bahan yang akan digunakan untuk kemasan produk. Selain itu, identitas ini juga bisa digunakan sebagai dasar dalam menciptakan pesan yang unik dan menarik untuk produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tampilkan_Keunggulan_Produk\"><\/span><strong>3. Tampilkan Keunggulan Produk<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Desain kemasan produk harus jelas, sederhana, dan fungsional. Desain ini harus menonjolkan fitur, manfaat, dan keunggulan produk. Gunakan elemen visual seperti logo, ikon, simbol, dan grafis untuk menciptakan kesan dan sebagai tanda pengenalan produk.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hindari informasi berlebihan atau detail yang bisa membingungkan konsumen. Fokuslah pada hal yang penting dan informasi relevan yang dapat meyakinkan mereka untuk membeli produkmu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Uji_Kemasan_Tersebut\"><\/span><strong>4. Uji Kemasan Tersebut<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah desain kemasan selesai, langkah berikutnya&nbsp; adalah menguji desain tersebut. Kamu dapat menggunakan berbagai cara, seperti survei, <em>focus group<\/em>, wawancara, A\/B <em>testing<\/em>, atau mengumpulkan masukan dari calon konsumen untuk menilai bagaimana mereka meresponsnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara lainnya adalah membandingkan desain kemasan dengan produk kompetitor, lalu lihat apa yang bisa diperbaiki atau bagaimana produkmu bisa lebih unggul.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Ikut_Best_Practice_yang_Ada_di_Industri\"><\/span><strong>5. Ikut <em>Best Practice<\/em> yang Ada di Industri<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Desain kemasan harus mengikuti praktik terbaik dan peraturan di industri atau pasarmu. Contohnya, jika bisnismu menjual bahan baku untuk membuat kue, maka bahan kemasan makananmu harus ramah lingkungan seperti menggunakan kardus atau kontainer makanan yang bisa digunakan berulang kali.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, patuhi standar hukum dan etika dalam kategori produkmu. Pastikan memberi label produk dengan benar dan akurat. Juga, pastikan kemasannya melindungi produk dari kerusakan dan pembusukan, serta aman saat dikirim ke berbagai daerah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/digital-payment.php\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperPay-In-3.png\" alt=\"PaperPay In\" class=\"wp-image-15173\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperPay-In-3.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperPay-In-3-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperPay-In-3-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Observasi_dan_Evaluasi_Performa_Kemasan_Produk\"><\/span><strong>6. Observasi dan Evaluasi Performa Kemasan Produk<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Langkah terakhir adalah memantau dan mengevaluasi kinerja kemasan produk serta dampaknya pada penjualan, kepuasan pelanggan, dan kesadaran merek. Gunakan metrik seperti tingkat konversi, tingkat retensi, tingkat pembelian ulang, dan analitik untuk menilai efektivitas kemasan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu juga dapat menggunakan alat pelacakan dan <em>feedback system<\/em>&nbsp; untuk mengumpulkan dan menganalisis data kinerja kemasan. Informasi ini dapat membantu kamu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk produkmu, serta membuat keputusan berdasarkan data untuk mengoptimalkannya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/tips-packing-untuk-supplier-buah-dan-sayur-agar-tetap-segar\/\"><strong>Tips Packing Untuk Supplier Buah dan Sayur Agar Tetap Segar<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah tips lengkap&nbsp; tentang cara membuat desain kemasan yang unik, menarik, dan sesuai untuk produkmu.<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, menciptakan desain kemasan yang unik dan menarik tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Kadang-kadang, dibutuhkan waktu yang lama hanya untuk mendapatkan idenya saja.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk bisa mendapatkan inspirasi, koneksi, dan supplier yang tepat untuk pengembangan kemasan produkmu, kamu perlu banyak bersosialisasi dan mengobrol dengan orang-orang yang berpengalaman di bidangnya. Tak perlu bingung harus mencari ke mana, karena kamu dapat mengikuti <em>gathering<\/em> atau perkumpulan dengan para pemilik bisnis lainnya lewat <em>Paperpreneurs<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Paperpreneurs<\/em> adalah acara yang menghubungkan para pengusaha yang telah menggunakan Paper.id untuk bertemu secara <em>offline<\/em>, berkenalan, dan memahami bisnis satu sama lain. Di sini, kamu bisa mendapatkan ide kemasan yang menarik dengan berbicara dengan pebisnis lainnya yang usahannya di bidang sama denganmu.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Paper.id sendiri adalah <em>platform invoicing <\/em>yang mempermudah pelaku bisnis untuk membuat dokumen penagihan pembayaran kepada konsumen. Melalui Paper, kamu juga dapat memberikan berbagai pilihan pembayaran kepada pelanggan, termasuk QRIS, <em>virtual account<\/em>, transfer bank, dompet digital, <em>marketplace<\/em>, dan kartu kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Tunggu apa lagi, segera gunakan Paper.id sekarang juga!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=desain_kemasan\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mungkin kamu sering mendengar pepatah &#8220;Jangan menilai buku dari sampulnya,&#8221; tetapi faktanya, semua orang pasti akan melihat bungkus luarnya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli. Ini juga berlaku dalam pemasaran produk B2B, di mana desain kemasan yang menarik sangat penting untuk memberikan kesan pertama pada produkmu. Desain packaging juga sangat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Menurut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":15273,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>6 Tips Membuat Desain Kemasan yang Unik, Menarik, dan Cocok untuk Produkmu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagaimana membuat desain kemasan produk agar bisa menonjol dan menarik perhatian pembeli? Simak tips lengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Tips Membuat Desain Kemasan yang Unik, Menarik, dan Cocok untuk Produkmu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagaimana membuat desain kemasan produk agar bisa menonjol dan menarik perhatian pembeli? Simak tips lengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-09T03:28:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-11T05:11:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/mk-2-gwNAgJqeAUo-unsplash-2-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Tips Membuat Desain Kemasan yang Unik, Menarik, dan Cocok untuk Produkmu","description":"Bagaimana membuat desain kemasan produk agar bisa menonjol dan menarik perhatian pembeli? Simak tips lengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"6 Tips Membuat Desain Kemasan yang Unik, Menarik, dan Cocok untuk Produkmu","og_description":"Bagaimana membuat desain kemasan produk agar bisa menonjol dan menarik perhatian pembeli? Simak tips lengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-11-09T03:28:46+00:00","article_modified_time":"2025-10-11T05:11:06+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1440,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/mk-2-gwNAgJqeAUo-unsplash-2-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"6 Tips Membuat Desain Kemasan yang Unik, Menarik, dan Cocok untuk Produkmu","datePublished":"2023-11-09T03:28:46+00:00","dateModified":"2025-10-11T05:11:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/"},"wordCount":864,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/","name":"6 Tips Membuat Desain Kemasan yang Unik, Menarik, dan Cocok untuk Produkmu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-11-09T03:28:46+00:00","dateModified":"2025-10-11T05:11:06+00:00","description":"Bagaimana membuat desain kemasan produk agar bisa menonjol dan menarik perhatian pembeli? Simak tips lengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/tips-membuat-desain-kemasan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Tips Membuat Desain Kemasan yang Unik, Menarik, dan Cocok untuk Produkmu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15272"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15272"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15272\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30326,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15272\/revisions\/30326"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}