{"id":14933,"date":"2023-10-27T07:00:13","date_gmt":"2023-10-27T00:00:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=14933"},"modified":"2025-10-11T12:08:02","modified_gmt":"2025-10-11T05:08:02","slug":"pembayaran-cash-atau-cicilan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/","title":{"rendered":"Pembayaran Cash atau Cicilan: Mana yang Cocok untuk Customer Kamu?"},"content":{"rendered":"\n<p>Bayangkan kamu sedang berada di toko <em>furniture <\/em>mewah yang menjual kursi impian kamu. Kamu sudah lama mengincar kursi ini, tetapi saat kamu melihat harganya, hati kamu sedikit bimbang karena opsi yang ditawarkan adalah pembayaran <em>cash <\/em>dengan tambahan diskon atau cicilan bulanan yang lebih terjangkau.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu mulai berpikir, \u201cApakah saya sebaiknya mengeluarkan uang <em>cash <\/em>sekarang atau mending nyicil?\u201d <em>Nah<\/em>, pertanyaan ini yang seharusnya akrab bagi kamu sebagai pebisnis agar bisa memahami preferensi dan kebutuhan dari setiap <em>customer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang dibilang pepatah \u201c<em>Customer is our boss<\/em>\u201d. Dalam era di mana persaingan bisnis semakin ketat, memahami apa yang diinginkan oleh <em>customer <\/em>menjadi kunci kesuksesan <em>lho<\/em> dan salah satunya mengenai preferensi pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Penting_Memahami_Preferensi_Pembayaran_Customer\"><\/span><strong>Kenapa Penting Memahami Preferensi Pembayaran <em>Customer<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Untuk_Memenuhi_Kebutuhan_Customer\"><\/span><strong>1. Untuk Memenuhi Kebutuhan <em>Customer<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika kamu menawarkan opsi pembayaran yang beragam dan sesuai dengan preferensi <em>customer<\/em>, kamu tidak hanya membuat mereka lebih nyaman bertransaksi, tetapi juga memenuhi kebutuhan sehingga memberikan mereka kemudahan dan kepuasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini bisa menciptakan pengalaman positif yang membantu membangun citra bisnis kamu sebagai perusahaan yang peduli terhadap <em>customer<\/em>. Ingatlah, mereka yang puas kemungkinan besar akan kembali dan merekomendasikan bisnis kamu kepada orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/kenalan-dengan-qr-pembayaran\/\">QR Pembayaran: Cara Aman Untuk Transaksi Antar Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Meningkatkan_Konversi_Penjualan\"><\/span><strong>2. Meningkatkan Konversi Penjualan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan memahami preferensi pembayaran <em>customer<\/em>, kamu bisa merancang strategi penjualan yang lebih efektif. Misalnya <em>nih<\/em>, jika sebagian besar <em>customer <\/em>lebih suka membayar dengan cicilan, kamu bisa menawarkan promo atau program cicilan yang menarik untuk meningkatkan konversi penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara psikologis, opsi cicilan yang menarik membuat produk atau layanan terlihat lebih terjangkau bagi <em>customer <\/em>yang sebelumnya mungkin merasa ragu-ragu. Hal ini juga menjadikan produk kamu lebih menarik di mata <em>customer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Agar_Cash_Flow_Makin_Lancar\"><\/span><strong>3. Agar <em>Cash Flow <\/em>Makin Lancar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pilihan pembayaran yang tepat juga bisa mempengaruhi kelancaran <em>cash flow <\/em>bisnis kamu, <em>lho<\/em>. Apakah kamu akan mendapatkan lebih banyak uang tunai dalam waktu singkat atau pembayaran berkala dalam jangka panjang? Ini menjadi pertanyaan penting wajib kamu pertimbangkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pembayaran_Cash_vs_Cicilan\"><\/span><strong>Pembayaran <em>Cash <\/em>vs. Cicilan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat kamu mempertimbangkan pembayaran <em>cash <\/em>dan cicilan, keduanya memiliki manfaat dan tantangan masing-masing. Untuk membantu kamu memutuskan mana <em>nih <\/em>yang cocok untuk bisnis kamu, berikut perbedaan keduanya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pembayaran_Cash\"><\/span><strong>1. Pembayaran <em>Cash<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pembayaran <em>cash<\/em>, seperti yang sudah diketahui banyak orang, adalah ketika <em>customer <\/em>membayar sejumlah uang penuh <em>upfront<\/em> saat melakukan pembelian. Dalam beberapa kasus, bisnis biasanya menawarkan diskon atau insentif lain sebagai imbalan atas pembayaran tunai.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Pembayaran_Cash\"><\/span><strong>Kelebihan Pembayaran <em>Cash<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Dana Tersedia Secara Cepat<\/strong>: Kamu mendapatkan seluruh pendapatan dari penjualan secara cepat, yang dapat membantu kamu mengatasi masalah <em>cash flow<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Potongan Harga<\/strong>: Kamu bisa menawarkan potongan harga sebagai insentif untuk <em>customer <\/em>yang bersedia membayar tunai, yang bisa meningkatkan volume penjualan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tantangan\"><\/span><strong>Tantangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Batasan Keuangan <\/strong><strong><em>Customer<\/em><\/strong>: Beberapa <em>customer <\/em>mungkin tidak memiliki dana yang cukup untuk membayar secara tunai, yang dapat membatasi pangsa pasar kamu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Persaingan dengan Produk Serupa<\/strong>: Jika pesaing kamu menawarkan cicilan, kamu mungkin kehilangan <em>customer <\/em>yang memilih opsi tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pembayaran_Cicilan\"><\/span><strong>2. Pembayaran Cicilan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pembayaran cicilan memungkinkan <em>customer <\/em>untuk membayar produk dan layanan dalam beberapa pembayaran secara berkala. Biasanya, ada tambahan biaya berupa bunga atau biaya administrasi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Pembayaran_Cicilan\"><\/span><strong>Kelebihan Pembayaran Cicilan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Akses ke Pasar yang Lebih Besar<\/strong>: Dengan menawarkan opsi cicilan, kamu bisa menjangkau <em>customer <\/em>yang mungkin tidak mampu membayar secara tunai.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meningkatkan Penjualan<\/strong>: Dengan mengurangi hambatan finansial, pembayaran cicilan dapat meningkatkan konversi penjualan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tantangan-2\"><\/span><strong>Tantangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Risiko Keterlambatan Pembayaran<\/strong>: Ada risiko bahwa beberapa <em>customer <\/em>mungkin gagal membayar cicilan mereka tepat waktu atau malah menunggak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Biaya Tambahan<\/strong>: Biaya bunga atau biaya administrasi dapat mengurangi margin keuntungan kamu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Setiap bisnis memiliki karakteristik unik,&nbsp; jadi tidak ada jawaban yang satu ukuran cocok untuk semua. Untuk itu, pilihan terbaik bergantung pada produk atau layanan yang kamu tawarkan, demografi <em>customer<\/em>, dan tujuan bisnis kamu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin kamu bisa menggabungkan keduanya dengan bijak, menawarkan opsi pembayaran yang beragam untuk memenuhi kebutuhan beragam <em>customer <\/em>kamu. Ingatlah, semakin banyak opsi pembayaran, maka semakin besar juga kemungkinan <em>customer <\/em>tertarik bertransaksi dengan kamu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <strong>Terima Pembayaran Pakai QR Code, Bisnis Jadi Untung atau Rugi?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bisnis, keputusan tentang pembayaran <em>cash<\/em> atau cicilan adalah salah satu keputusan penting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis kamu. Untuk itu, kamu perlu memahami <em>customer<\/em> kamu, menganalisis produk atau layanan kamu, dan merencanakan strategi pembayaran yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>Bisnis yang sukses bukan hanya tentang menghasilkan uang, melainkan juga tentang memahami dan memenuhi kebutuhan <em>customer <\/em>kamu. Dengan memahami beragam preferensi pembayaran, kamu bisa menciptakan pengalaman transaksi yang lebih baik hingga mengantar bisnis kamu menuju kesuksesan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Anyway<\/em>, tidak hanya soal pembayaran <em>cash <\/em>atau cicilan, kamu juga bisa pertimbangkan soal \u201cmetode\u201d pembayaran itu sendiri. Semakin mudah proses pembayaran, maka semakin besar juga tagihan kamu akan dibayar cepat oleh<em> customer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, coba gunakan Paper.id. Aplikasi <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/digital-payment.php\">pembayaran digital<\/a> ini menyediakan beragam metode pembayaran baik untuk bayar <em>supplier <\/em>atau terima dan tagih pembayaran dari <em>customer <\/em>lewat beragam metode seperti kartu kredit, QRIS, <em>Virtual Account<\/em>, hingga <em>marketplace<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Ayo, <\/em>segera daftarkan bisnis kamu sekarang juga dan nikmati fitur dan beragam keuntungan lainya dengan klik tombol di bawah ini. <strong>GRATIS!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=pembayaran_cash_atau_cicilan\">Daftar Sekarang<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayangkan kamu sedang berada di toko furniture mewah yang menjual kursi impian kamu. Kamu sudah lama mengincar kursi ini, tetapi saat kamu melihat harganya, hati kamu sedikit bimbang karena opsi yang ditawarkan adalah pembayaran cash dengan tambahan diskon atau cicilan bulanan yang lebih terjangkau. Kamu mulai berpikir, \u201cApakah saya sebaiknya mengeluarkan uang cash sekarang atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":14934,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6445],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pembayaran Cash atau Cicilan: Mana yang Cocok untuk Customer Kamu?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam era di mana persaingan bisnis semakin ketat, memahami preferensi pembayaran dari customer sangatlah penting, termasuk cash atau cicilan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembayaran Cash atau Cicilan: Mana yang Cocok untuk Customer Kamu?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam era di mana persaingan bisnis semakin ketat, memahami preferensi pembayaran dari customer sangatlah penting, termasuk cash atau cicilan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-27T00:00:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-11T05:08:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pembayaran-cash-vs.-cicilan-1-1-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembayaran Cash atau Cicilan: Mana yang Cocok untuk Customer Kamu?","description":"Dalam era di mana persaingan bisnis semakin ketat, memahami preferensi pembayaran dari customer sangatlah penting, termasuk cash atau cicilan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pembayaran Cash atau Cicilan: Mana yang Cocok untuk Customer Kamu?","og_description":"Dalam era di mana persaingan bisnis semakin ketat, memahami preferensi pembayaran dari customer sangatlah penting, termasuk cash atau cicilan","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-10-27T00:00:13+00:00","article_modified_time":"2025-10-11T05:08:02+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pembayaran-cash-vs.-cicilan-1-1-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Pembayaran Cash atau Cicilan: Mana yang Cocok untuk Customer Kamu?","datePublished":"2023-10-27T00:00:13+00:00","dateModified":"2025-10-11T05:08:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/"},"wordCount":802,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pembayaran Digital"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/","name":"Pembayaran Cash atau Cicilan: Mana yang Cocok untuk Customer Kamu?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-10-27T00:00:13+00:00","dateModified":"2025-10-11T05:08:02+00:00","description":"Dalam era di mana persaingan bisnis semakin ketat, memahami preferensi pembayaran dari customer sangatlah penting, termasuk cash atau cicilan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/pembayaran-cash-atau-cicilan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembayaran Cash atau Cicilan: Mana yang Cocok untuk Customer Kamu?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14933"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14933"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14933\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31303,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14933\/revisions\/31303"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14933"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14933"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14933"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}