{"id":14331,"date":"2023-10-10T03:59:40","date_gmt":"2023-10-09T20:59:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=14331"},"modified":"2025-10-08T16:22:43","modified_gmt":"2025-10-08T09:22:43","slug":"fundraising-vs-bootstrapping","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/","title":{"rendered":"Fundraising vs Bootstrapping: Mana yang Terbaik untuk Startup?"},"content":{"rendered":"\n<p>Memulai bisnis memang tidaklah mudah. Selain perlu kesabaran, kerja keras, dan dedikasi, kamu juga harus memikirkan cara mendapatkan dana agar bisnis tetap berjalan. Ada dua cara umum untuk mendapatkan pendanaan dalam dunia <em>startup,<\/em> yaitu dengan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/kenapa-bisnis-harus-melakukan-fundraising\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>fundraising<\/em> <\/a>atau <em>bootstrapping<\/em>. <em>Bootstrap<\/em> sendiri adalah jenis pendanaan dengan menggunakan biaya sendiri, sedangkan <em>fundraising <\/em>adalah menghimpun dana dari beberapa investor.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, mana yang sebaiknya kamu lakukan? <em>Fundraising <\/em>atau <em>bootstrapping<\/em>? Sebelum memutuskan menggunakan metode yang mana, simak dulu penjelasan lengkap, pro dan kontranya di dalam artikel ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: Cara Mengelola Modal Bisnis untuk Pemula<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fundraising_Memungkinkan_Pertumbuhan_dan_Ekspansi_Lebih_Cepat\"><\/span><strong><em>Fundraising<\/em><\/strong><strong> Memungkinkan Pertumbuhan dan Ekspansi Lebih Cepat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Fundraising<\/em> adalah cara mendapatkan dana keuangan dari pihak ketiga seperti <em>Venture Capitalist<\/em> atau<em> Angel Investor<\/em> untuk memajukan<em> startup<\/em> kamu. Dalam <em>fundraising<\/em>, kamu mendapat lebih banyak modal yang bisa membantu bisnismu tumbuh lebih cepat sekaligus&nbsp; mencari peluang keuntungan jangka panjang. Dana ini bisa berbentuk pinjaman atau saham.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara <em>fundraising <\/em>yang biasanya dilakukan adalah kamu memperkenalkan ide bisnismu kepada calon investor, berdiskusi&nbsp; tentang syarat-syarat investasi, dan akhirnya mencapai kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, tujuan <em>fundraising <\/em>&nbsp;adalah untuk mengembangkan bisnis dengan lebih baik, dana tersebut digunakan untuk pengembangan produk atau jasa, ekspansi, penjualan, pemasaran, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bootstrapping_Mendorong_Fleksibilitas_dalam_Bisnis\"><\/span><strong><em>Bootstrapping<\/em><\/strong><strong> Mendorong Fleksibilitas dalam Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah memahami pengertian<em> fundraising<\/em>, selanjutnya kita akan beralih ke definisi dari model pendanaan selanjutnya yakni <em>Bootstrapping<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Bootstrapping <\/em>adalah proses pendanaan sebuah bisnis dengan menggunakan modal pribadi, jika menggunakan modal dari luar pun biasanya&nbsp; melalui pinjaman yang didapat dari keluarga, atau teman.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis pendanaan ini mengharuskan kamu untuk memiliki rencana bisnis yang sudah matang, solid, dan komitmen tinggi untuk mewujudkannya. Hal ini disebabkan karena kamu hanya mengandalkan modal dari diri sendiri untuk mengembangkan bisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, <em>bootstrapping<\/em> bisa menjadi model yang efisien bagi perusahaan baru karena&nbsp; tidak membutuhkan banyak modal dari luar sehingga bisnis memiliki fleksibilitas dan waktu untuk tumbuh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pro_dan_Kontra_Fundraising\"><\/span><strong>Pro dan Kontra<\/strong><strong><em> Fundraising<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan dukungan modal dari investor, <em>startup<\/em> dapat mengakses sumber keuangan tambahan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, merekrut tenaga kerja terbaik, serta berinvestasi dalam pemasaran dan teknologi. Berikut ini manfaat lainnya dari model <em>fundraising<\/em> yang perlu kamu pertimbangkan;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Akses kepada jumlah modal yang lebih besar melalui sumber pendanaan lainnya<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa mendapatkan bimbingan dari para <em>angel investor <\/em>dan <em>venture capitalist<\/em>.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Kesempatan untuk membangun hubungan dengan potensial <em>partner <\/em>dan memperluas jaringan bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan visibilitas perusahaan dan networking ke sesama penerima investasi dari investor yang ada.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Potensi untuk tumbuh lebih cepat dan lebih besar dengan investasi yang bijak.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selain keuntungan diatas, tentu saja model pendanaan ini juga memiliki kontra yang juga perlu kamu ketahui, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Kehilangan kontrol pada bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Resiko tidak menemukan investor yang tepat.<\/li>\n\n\n\n<li>Proses yang panjang untuk menemukan dan negosiasi dengan investor.<\/li>\n\n\n\n<li>Investor bisa campur tangan dalam operasional bisnis.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pro_dan_Kontra_Bootstrapping\"><\/span><strong>Pro dan Kontra<\/strong><strong><em> Bootstrapping<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Selain bisa menjadi salah satu cara untuk mencoba ide bisnismu, <em>Bootstrapping<\/em> juga dapat memotivasimu untuk bekerja keras dan fokus pada masa depan.&nbsp; Mendanai bisnis dengan modal pribadi juga memiliki beberapa keuntungan, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Tidak perlu memberikan ekuitas perusahaan kepada investor.<\/li>\n\n\n\n<li>Fokus pada pengelolaan keuangan dan mencari keuntungan sejak awal.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan kendali sepenuhnya kepada pemilik bisnis&nbsp; atas keputusan dan arah bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Peluang untuk membangun visi jangka panjang perusahaan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Terlepas dari keuntungan tersebut, seperti<em> fundraising<\/em>, bootstrap juga memiliki kekurangan yang perlu diperhatikan, yakni:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Keterbatasan akses modal untuk meningkatkan skala bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa saja membutuhkan lebih banyak modal ketika dalam kondisi krisis.<\/li>\n\n\n\n<li>Tekanan yang besar untuk mencapai tujuan atau <em>milestone <\/em>dengan cepat.<\/li>\n\n\n\n<li>Sulit untuk mendapatkan konsumen dengan modal yang terbatas.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mana_yang_Terbaik_untuk_Bisnismu\"><\/span><strong>Mana yang Terbaik untuk Bisnismu?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat memilih antara metode pendanaan <em>fundraising<\/em> atau <em>bootstrapping<\/em> untuk bisnismu, ingatlah untuk mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari setiap model.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih,&nbsp; keputusan ini harus dipertimbangkan secara matang dengan memperhitungkan banyak hal, seperti tujuan keuangan perusahaan, rencana pertumbuhan, dan faktor-faktor lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa orang akan mengatakan<em> fundraising<\/em> adalah metode&nbsp; terbaik, sementara yang lain akan menganggap<em> bootstrapping<\/em> yang lebih baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mempermudah mana yang lebih cocok untuk bisnismu, kamu harus mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Berapa banyak modal&nbsp; yang kamu&nbsp; perlukan untuk memulai dan mengembangkan bisnis?<\/li>\n\n\n\n<li>Seberapa cepat kamu&nbsp; ingin bisnismu tumbuh dan seberapa kompetitif <em>market<\/em> yang dituju?&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Seberapa besar kendali dan kepemilikan yang kamu inginkan?&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Seberapa yakin produk kamu cocok dan menarik bagi pasar?&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Seberapa pengalaman dan terhubungnya kamu&nbsp; dengan industri dan bidang yang kamu masuki?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pertimbangkan pertanyaan-pertanyaan di atas dan pilih metode yang sesuai, apakah <em>bootstrapping<\/em> atau penggalangan dana, sebelum memulai <em>startup <\/em>kamu.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/panduan-mendapatkan-modal-kerja-untuk-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Strategi Sukses UMKM: Panduan Mendapatkan Pendanaan Modal Kerja yang Tepat<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah pembahasan lengkap mengenai apa itu <em>fundraising<\/em>, apa itu <em>bootstrapping<\/em>, kekurangan, kelebihan, dan mana yang cocok untuk bisnismu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terlepas dari metode mana yang kamu pilih, penting untuk disadari&nbsp; bahwa keduanya dapat menjadi alat yang efektif untuk mendorong perkembangan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Di samping itu, kedua metode tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi bisnis dengan menggunakan teknologi terbaru agar dapat mengalokasikan dana ke hal-hal yang lebih penting.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah <em>e-invoicing<\/em>. Membuat <em>invoice<\/em> secara manual memiliki banyak kekurangan seperti memakan waktu banyak dan rentan terhadap kesalahan manusia yang dapat mempengaruhi keuangan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan <a href=\"https:\/\/paper.id\/\">Paper.id<\/a>. Paper.id adalah platform digital untuk membuat<em> invoice<\/em> dengan cepat dan mudah. Kamu dapat membuat dokumen penagihan dengan beberapa klik saja&nbsp; dan mengirimnya kepada pelanggan melalui berbagai cara, termasuk WhatsApp. Yang lebih istimewa,<em> invoice<\/em> ini akan secara otomatis dibubuhi<em> e-materai<\/em>, lho! Klik <em>banner<\/em> di bawah ini&nbsp;untuk pelajari selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-penjualan.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=fundraising_bootstrapping_banner\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Invoice-Penjualan-Banner.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-13590\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Invoice-Penjualan-Banner.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Invoice-Penjualan-Banner-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Invoice-Penjualan-Banner-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memulai bisnis memang tidaklah mudah. Selain perlu kesabaran, kerja keras, dan dedikasi, kamu juga harus memikirkan cara mendapatkan dana agar bisnis tetap berjalan. Ada dua cara umum untuk mendapatkan pendanaan dalam dunia startup, yaitu dengan fundraising atau bootstrapping. Bootstrap sendiri adalah jenis pendanaan dengan menggunakan biaya sendiri, sedangkan fundraising adalah menghimpun dana dari beberapa investor. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":14332,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7856],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fundraising vs Bootstrapping: Mana yang Terbaik untuk Startup?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Fundraising dan bootstrapping adalah dua metode pendanaan yang umum untuk startup. Akan tetapi, mana yang lebih cocok untuk bisnismu?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fundraising vs Bootstrapping: Mana yang Terbaik untuk Startup?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fundraising dan bootstrapping adalah dua metode pendanaan yang umum untuk startup. Akan tetapi, mana yang lebih cocok untuk bisnismu?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-09T20:59:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T09:22:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/fundraising-vs-bootstrapping-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fundraising vs Bootstrapping: Mana yang Terbaik untuk Startup?","description":"Fundraising dan bootstrapping adalah dua metode pendanaan yang umum untuk startup. Akan tetapi, mana yang lebih cocok untuk bisnismu?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Fundraising vs Bootstrapping: Mana yang Terbaik untuk Startup?","og_description":"Fundraising dan bootstrapping adalah dua metode pendanaan yang umum untuk startup. Akan tetapi, mana yang lebih cocok untuk bisnismu?","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/","og_site_name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-10-09T20:59:40+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T09:22:43+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/fundraising-vs-bootstrapping-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Fundraising vs Bootstrapping: Mana yang Terbaik untuk Startup?","datePublished":"2023-10-09T20:59:40+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:22:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/"},"wordCount":902,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pendanaan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/","name":"Fundraising vs Bootstrapping: Mana yang Terbaik untuk Startup?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-10-09T20:59:40+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:22:43+00:00","description":"Fundraising dan bootstrapping adalah dua metode pendanaan yang umum untuk startup. Akan tetapi, mana yang lebih cocok untuk bisnismu?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/fundraising-vs-bootstrapping\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fundraising vs Bootstrapping: Mana yang Terbaik untuk Startup?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14331"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14331"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14331\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31367,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14331\/revisions\/31367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14332"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14331"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14331"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14331"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}