{"id":12814,"date":"2023-09-13T11:05:15","date_gmt":"2023-09-13T11:05:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=12689"},"modified":"2025-10-09T22:24:05","modified_gmt":"2025-10-09T15:24:05","slug":"kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/","title":{"rendered":"Kenapa Orang Mau Ambil Barang di luar Negeri Dibandingkan dalam Negeri?"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam era globalisasi yang semakin mudah terhubung, kamu sebagai pebisnis lokal harus terus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen. Salah satu tren menarik yang telah muncul adalah preferensi masyarakat untuk mengambil barang\/bahan baku dari luar negeri daripada memilih produk lokal atau dalam negeri.<\/p>\n\n\n\n<p>Fenomena ini sangat menarik perhatian dan ada beberapa faktor kunci yang perlu dipahami olehmu agar dapat merespons dengan tepat dan bahkan bisa memanfaatkan peluang ini. Pertanyaannya, apa alasan di balik itu semua?<\/p>\n\n\n\n<p>Dari kualitas produk hingga status sosial, dari kepercayaan terhadap merek hingga sentuhan personal, berikut ini alasan kenapa orang mau ambil barang di luar negeri dibandingkan dalam negeri. Simak baik-baik sampai bawah, <em>ya<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Harga_Jauh_Lebih_Murah\"><\/span><strong>Harga Jauh Lebih Murah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Harga yang murah menjadi salah satu alasan yang kuat kenapa orang cenderung memilih barang dari luar negeri dibandingkan dalam negeri, terutama ketika pembelian dalam jumlah besar atau harga <em>bulking<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, kamu punya usaha di bidang restoran dengan pengiriman makanan. Kamu memiliki kebutuhan besar untuk membeli <em>box<\/em> makanan untuk mengemas makanan yang akan dikirim ke pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah mencari di pasar lokal, ternyata kamu menemukan bahwa harga <em>box <\/em>sekitar <strong>Rp 10.000\/<em>box<\/em>.<\/strong> Sementara, kamu juga menemukan produsen <em>box <\/em>di luar negeri dengan harga lebih murah, yaitu <strong>Rp 6.000\/<em>box<\/em><\/strong> dengan diskon tambahan sebesar <strong>10%<\/strong> jika membeli minimal <strong>500 <em>box<\/em><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, kamu juga memiliki kebutuhan membeli sebesar <strong>800 <em>box<\/em><\/strong> untuk stok bulan ini. Maka dari itu, berikut ini perhitungannya:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Perhitungan-scaled-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-12690\" style=\"width:600px;height:298px\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kualitas_Produk_yang_Diakui_Secara_Internasional\"><\/span><strong>Kualitas Produk yang Diakui Secara Internasional<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Orang lebih memilih produk luar negeri karena persepsi mereka tentang kualitasnya yang lebih baik. Produk dari merek internasional sering kali dianggap memiliki standar kualitas yang lebih tinggi, mengingat reputasi merek yang telah mapan di pasar global.<\/p>\n\n\n\n<p>Sederhana, jawabannya karena sebagian besar terletak pada reputasi dan dedikasi merek-merek internasional untuk menjaga standar yang ketat dalam produksi mereka. Mereka juga sering menginvestasikan sumber daya yang signifikan, baik dalam riset dan pengembangan, inovasi, hingga pengawasan mutu produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, merek olahraga ternama Adidas yang sudah lama dikenal sebagai pemain utama dalam industri pakaian dan alas kaki. Perusahaan ini tidak hanya berfokus pada desain dan gaya saja, tetapi juga pada kualitasnya yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, teknologi <em>Boost<\/em> yang mereka usung untuk menghadirkan sol bantalan yang lebih responsif dalam alas kaki olahraga telah mendapat banyak pujian dari konsumen. Teknologi ini diciptakan dengan menggabungkan bahan busa khusus yang menghasilkan bantalan yang responsif dan nyaman saat digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Nah<\/em>, ini konsistensi Adidas dalam memberikan produk yang memenuhi atau bahkan melampaui harapan konsumen telah membangun citra kualitas yang kuat dan kredibel di mata konsumen global. Terlebih, mereka juga sudah beroperasi selama beberapa dekade, memberikan waktu yang cukup untuk membangun fondasi kepercayaan dalam hal kualitas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/ambil-barang-jadi-impor-atau-lokal-mana-yang-lebih-menguntungkan\/\"><strong>Ambil Barang Jadi, Impor atau Lokal, mana yang Lebih Menguntungkan?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Unik_dan_Memiliki_Persepsi_Gengsi\"><\/span><strong>Unik dan Memiliki Persepsi Gengsi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tren \u201cbarang dari luar negeri\u201d juga sering dikaitkan dengan produk yang lebih unik dan memiliki nilai tambah tertentu. Konsumen cenderung merasa bahwa produk dari luar negeri memberikan pengalaman yang berbeda dan memberikan status sosial yang lebih tinggi. Tahu tidak kenapa?<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini bukan lain karena adanya efek \u201ceksotisasi\u201d dan gengsi, di mana hal-hal yang asing atau jarang ditemui di lingkungan sehari-hari dianggap lebih menarik dan lebih mengikuti <em>tren<\/em>. Jadi, orang cenderung ingin memamerkan produk dari merek ternama dan dikenal dengan gaya hidup yang eksklusivitas.<br>Tidak hanya itu, keunikan juga dapat dikaitkan dengan variasi desain dan gaya yang berbeda dari produk lokal. Produk luar negeri sering membawa tren dan inspirasi baru yang mungkin belum dikenal oleh konsumen di dalam negeri. <em>Nah<\/em>, ini memberikan konsumen kesempatan untuk merasakan perubahan dan kemajuan, serta menjadi bagian dari arus global yang sedang berkembang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kemudahan_Akses_dan_Teknologi\"><\/span><strong>Kemudahan Akses dan Teknologi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Perkembangan teknologi dan <em>platform e-commerce <\/em>sudah membuat akses terhadap produk luar negeri lebih mudah dari sebelumnya. Sekarang, konsumen bisa dengan cepat dan mudah membandingkan produk, membaca ulasan, dan melakukan pembelian internasional hanya lewat <em>smartphone<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Belum lagi, soal metode pembayaran. Kemudahan dalam pembayaran melalui berbagai <em>platform <\/em>dan opsi mata uang membuat konsumen semakin tertarik untuk berbelanja produk luar negeri. Beberapa <em>platform <\/em>bahkan menawarkan konversi mata uang secara otomatis, <em>lho<\/em>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/buat-barang-sendiri-atau-jadi-reseller\/\"><strong>Buat Barang Sendiri atau Jadi Reseller, Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Bisnis?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam menghadapi tren ini, sebagai pebisnis lokal kamu bisa mengambil beberapa pelajaran berharga, seperti inovasi dan fokus pada kualitas produk, penciptaan nilai tambah dan keunikan, pembangunan citra merek yang kuat, pemanfaatan teknologi, serta investasi dalam pemasaran yang berpusat pada cerita produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggali lebih dalam tentang alasan di balik preferensi konsumen ini, diharapkan kamu juga dapat membangun strategi yang berfokus pada penguatan merek dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Nah<\/em>, itu dia alasan kenapa orang mau ambil barang di luar negeri dibandingkan dalam negeri. Mau tahu informasi atau berita seputar bisnis menarik lainnya? Yuk ikuti terus Blog Paper.id. Jangan lupa juga daftar Paper.id agar kamu lebih praktis dalam mengelola bisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Platform<\/em> penagihan dan pembayaran antar bisnis ini bisa digunakan oleh UMKM hingga perusahaan besar, <em>lho<\/em>! Klik tombol di bawah ini. <strong>GRATIS<\/strong>!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=ambil_barang_luar_negeri&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam era globalisasi yang semakin mudah terhubung, kamu sebagai pebisnis lokal harus terus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen. Salah satu tren menarik yang telah muncul adalah preferensi masyarakat untuk mengambil barang\/bahan baku dari luar negeri daripada memilih produk lokal atau dalam negeri. Fenomena ini sangat menarik perhatian dan ada beberapa faktor kunci yang perlu dipahami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":12809,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenapa Orang Mau Ambil Barang di luar Negeri Dibandingkan dalam Negeri?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dari kualitas produk hingga status sosial, dari kepercayaan hingga sentuhan personal, ini alasan kenapa orang mau ambil barang di luar negeri\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Orang Mau Ambil Barang di luar Negeri Dibandingkan dalam Negeri?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dari kualitas produk hingga status sosial, dari kepercayaan hingga sentuhan personal, ini alasan kenapa orang mau ambil barang di luar negeri\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-13T11:05:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-09T15:24:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/xporting-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"559\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Orang Mau Ambil Barang di luar Negeri Dibandingkan dalam Negeri?","description":"Dari kualitas produk hingga status sosial, dari kepercayaan hingga sentuhan personal, ini alasan kenapa orang mau ambil barang di luar negeri","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kenapa Orang Mau Ambil Barang di luar Negeri Dibandingkan dalam Negeri?","og_description":"Dari kualitas produk hingga status sosial, dari kepercayaan hingga sentuhan personal, ini alasan kenapa orang mau ambil barang di luar negeri","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-09-13T11:05:15+00:00","article_modified_time":"2025-10-09T15:24:05+00:00","og_image":[{"width":559,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/xporting-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Kenapa Orang Mau Ambil Barang di luar Negeri Dibandingkan dalam Negeri?","datePublished":"2023-09-13T11:05:15+00:00","dateModified":"2025-10-09T15:24:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/"},"wordCount":809,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/","name":"Kenapa Orang Mau Ambil Barang di luar Negeri Dibandingkan dalam Negeri?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-09-13T11:05:15+00:00","dateModified":"2025-10-09T15:24:05+00:00","description":"Dari kualitas produk hingga status sosial, dari kepercayaan hingga sentuhan personal, ini alasan kenapa orang mau ambil barang di luar negeri","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kenapa-orang-mau-ambil-barang-di-luar-negeri-dibandingkan-dalam-negeri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Orang Mau Ambil Barang di luar Negeri Dibandingkan dalam Negeri?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12814"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12814"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12814\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31567,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12814\/revisions\/31567"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}