{"id":12470,"date":"2023-08-31T09:57:32","date_gmt":"2023-08-31T09:57:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=12470"},"modified":"2025-10-07T15:35:40","modified_gmt":"2025-10-07T08:35:40","slug":"startup-vs-umkm-apa-perbedaannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/","title":{"rendered":"Start-up Vs UMKM, Apa Perbedaannya?"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era digitalisasi dan globalisasi saat ini, dunia bisnis telah mengalami evolusi yang signifikan. Dari cara kerja hingga model bisnis yang diterapkan, perubahan-perubahan ini memengaruhi bagaimana pelaku bisnis menavigasi pasar dan menghadapi tantangan.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam diskusi tentang bisnis modern, dua istilah seringkali muncul dan menjadi perbincangan hangat adalah startup dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun keduanya merujuk pada usaha atau bisnis, keduanya memiliki karakteristik, tujuan, dan pendekatan yang berbeda. Namun, tak jarang banyak yang masih bingung dan menganggap kedua istilah ini sama.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Startup_UMKM\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Startup &amp; UMKM<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Start-up dan UMKM keduanya merupakan entitas yang populer di dunia bisnis. Walaupun keduanya mungkin bermula dari usaha yang kecil, namun terdapat perbedaan antara keduanya. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah start-up umumnya dikaitkan dengan perusahaan yang berfokus pada teknologi, sementara UMKM lebih mengarah pada bisnis dengan skala yang lebih kecil hingga menengah.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Startup menurut salah satu inkubator terbesar yaitu <\/span><b>Y Combinator<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">sebagai salah satu perusahaan yang dibangun untuk tumbuh dengan cepat yang biasanya didominasi oleh perusahaan berbasis teknologi yang dapat menjangkau banyak pengguna &amp; berkembang dengan cepat\u201d. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba kamu bayangkan bagaimana\u00a0 sebuah perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Airbnb<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada tahun 2009 mendapatkan pendanaan sebesar US$600 ribu dollar atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Uber<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mampu mendapatkan pendanaan sebesar US$1,25 juta. Kemudian keduanya mampu memiliki ide-ide baru serta mengambil pasar yang begitu besar hingga membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">disruption<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada suatu industri.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Disruption<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri biasanya menjadi salah satu tujuan para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Contohnya adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Slack<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memiliki ambisi untuk melakukan revolusi komunikasi di tempat kerja atau tujuan Grubhub untuk mempermudah dalam pemesanan makanan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian UMKM sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2008 mengenai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, UMKM didefinisikan sebagai bisnis yang dioperasikan oleh individu, keluarga, atau entitas bisnis berukuran kecil yang cenderung berupa barang ataupun jasa. Klasifikasi UMKM ditentukan berdasarkan omzet tahunan, total aset atau kekayaan, serta jumlah pekerja.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UMKM sendiri tidak membutuhkan pertumbuhan yang sangat cepat seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau mendisrupsi suatu sektor industri.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ide-bisnis\/umkm-online\/\">7 Jenis UMKM Online yang Bisa Dilakukan dari Rumah, Modal Kecil Untung Maksimal<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_UMKM_dan_Startup\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Perbedaan UMKM dan Startup\u00a0<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa perbedaan utama antara UMKM dan Start-up:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Ide\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>1. Ide<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar pendirian start-up dan UMKM memiliki perbedaan mendasar sejak awal. Start-up umumnya lahir dari gagasan-gagasan segar yang menggugah dan berpotensi merubah pola konvensional di masyarakat, seperti fenomena ojek online.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Start-up cenderung berakar pada ide yang eksperimental. Di sisi lain, UMKM lebih banyak didirikan dengan motivasi mencapai keuntungan, membuat risiko bisnisnya cenderung lebih terjaga ketimbang start-up.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai hasilnya, UMKM sering menawarkan produk atau jasa yang tak jauh berbeda dengan kompetitor mereka, seperti restoran, salon, atau bisnis kuliner rumahan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jangkauan_bisnis\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>2. Jangkauan bisnis<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan lain antara start-up dan UMKM terletak pada cakupan bisnis. start-up memiliki jangkauan bisnis yang luas dan terus-menerus dalam tahap pengembangan. Mereka menetapkan target yang ambisius, tidak hanya berfokus pada pasar lokal, tetapi juga mengincar pasar internasional.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, UMKM beroperasi dalam skala yang lebih terbatas, seringkali dimulai dari tingkat lokal. Meski ada beberapa UMKM yang berhasil mengembangkan bisnisnya hingga skala nasional, proses tersebut memerlukan waktu yang relatif lama, terutama karena sumber pembiayaannya berbeda dengan start-up.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Visi\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>3. Visi<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sisi visi, start-up dan UMKM memiliki orientasi yang sangat berbeda. Pendiri start-up biasanya bercita-cita untuk &#8220;berdampak besar di dunia&#8221;. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka ingin mengubah norma yang ada, bahkan mungkin mengguncang industri di mana mereka berada. Sebaliknya, UMKM lebih fokus pada visi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat di lingkungan mereka.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi UMKM, tujuan utamanya adalah untuk bertahan dan terus beroperasi. Mereka senantiasa berupaya menemukan cara dan kesempatan agar bisnis mereka tetap eksis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, startup memiliki karakteristik sebagai entitas yang pada dasarnya bersifat transisional dengan tujuan besar untuk mengembangkan bisnisnya. Umumnya, langkah akhir yang diincar oleh start-up adalah untuk menggalang dana melalui Penawaran Saham Perdana (IPO).<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Keuntungan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>4. Keuntungan<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kapan modal kembali dan kapan keuntungan mulai dirasakan? Jika kamu bertanya pada start-up dan UMKM, jawabannya tentu berbeda.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UMKM biasanya mulai meraih keuntungan dengan lebih cepat, bisa saja sejak hari pertama operasi. Ini karena fokus utama UMKM adalah pencapaian keuntungan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun bagi start-up, pencapaian keuntungan mungkin memerlukan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Prioritas awal mereka adalah menciptakan produk yang diminati oleh konsumen dan menarik perhatian pasar.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah berhasil mendominasi pasar, keuntungan yang diperoleh bisa mencapai angka miliaran atau bahkan triliunan rupiah. Inilah mengapa dalam dunia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kita sering mendengar istilah &#8220;bakar uang&#8221;.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam periode ini, fokus start-up adalah ekspansi dan pertumbuhan. Setelah fase pertumbuhan, barulah start-up beralih ke tahap pencarian keuntungan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pendanaan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>5. Pendanaan<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu perbedaan khas dan umumnya diakui antara start-up dan UMKM terletak pada cara pendanaannya. UMKM biasanya memulai dengan dana pribadi atau mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman, bahkan mungkin melalui pinjaman bank.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, walaupun start-up mungkin juga memulai dengan dana pribadi pendirinya, mereka aktif mencari pendanaan dari investor eksternal. Tujuan jangka panjang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah menggalang dana dari masyarakat melalui IPO.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Teknologi\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>6. Teknologi<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi startup, teknologi menjadi salah satu pilar utama, bahkan mungkin menjadi produk inti mereka. Meskipun produk kunci mereka bukan berbasis teknologi, start-up tetap memerlukan dukungan teknologi untuk mempercepat pertumbuhan bisnisnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, UMKM seringkali tidak terlalu bergantung pada teknologi canggih atau mengintegrasi teknologi secara mendalam dalam aktivitas sehari-hari.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/manfaat-modal-usaha-untuk-bisnis\/\">8 Manfaat Modal Usaha untuk Perkembangan Bisnis<\/a><\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikian perbedaan secara jelas antara UMKM dan start-up. Meski keduanya sama-sama berperan penting dalam mendorong perekonomian, keduanya memiliki karakter dan arah pengembangan yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, atur kebutuhan modal usaha dan kelola pembayaran bisnis lebih fleksibel dengan berbagai kartu kredit bisnis dari <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Paper<\/strong><\/a>. Tempo pembayaran makin panjang, cash flow bisnis lebih lega.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Paper Pioneer Card<\/strong>: Akses cepat ke limit <strong>besar mulai dari Rp50 juta tanpa biaya tahunan<\/strong>, cocok untuk bisnis yang ingin melesat lebih cepat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Paper Horizon Card<\/strong>: Perpanjang <strong>tempo pembayaran hingga 60<\/strong> hari dan <strong>terbitkan kartu tambahan virtual sendiri atas nama PT\/CV untuk <em>budgeting<\/em> bisnis sesuai kebutuhan.<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Semua terhubung langsung dalam satu <em>dashboard<\/em> untuk pencatatan otomatis dan laporan keuangan yang efektif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar sekarang dan pilih <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/solusi-kartu-kredit-bisnis.php\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kartu kredit bisnis<\/a><\/strong> <strong>yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=startup_vs_umkm&amp;utm_content=cta_button\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Gunakan Paper Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era digitalisasi dan globalisasi saat ini, dunia bisnis telah mengalami evolusi yang signifikan. Dari cara kerja hingga model bisnis yang diterapkan, perubahan-perubahan ini memengaruhi bagaimana pelaku bisnis menavigasi pasar dan menghadapi tantangan.\u00a0 Dalam diskusi tentang bisnis modern, dua istilah seringkali muncul dan menjadi perbincangan hangat adalah startup dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12471,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6399],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Startup Vs UMKM, Apa Perbedaannya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam diskusi tentang bisnis modern, dua istilah seringkali muncul dan menjadi perbincangan hangat: startup dan UMKM. Apa Perbedannya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Startup Vs UMKM, Apa Perbedaannya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam diskusi tentang bisnis modern, dua istilah seringkali muncul dan menjadi perbincangan hangat: startup dan UMKM. Apa Perbedannya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-31T09:57:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-07T08:35:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/annie-spratt-QckxruozjRg-unsplash-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Startup Vs UMKM, Apa Perbedaannya?","description":"Dalam diskusi tentang bisnis modern, dua istilah seringkali muncul dan menjadi perbincangan hangat: startup dan UMKM. Apa Perbedannya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Startup Vs UMKM, Apa Perbedaannya?","og_description":"Dalam diskusi tentang bisnis modern, dua istilah seringkali muncul dan menjadi perbincangan hangat: startup dan UMKM. Apa Perbedannya?","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-08-31T09:57:32+00:00","article_modified_time":"2025-10-07T08:35:40+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/annie-spratt-QckxruozjRg-unsplash-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Alfian Dimas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Alfian Dimas","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/"},"author":{"name":"Alfian Dimas","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8"},"headline":"Start-up Vs UMKM, Apa Perbedaannya?","datePublished":"2023-08-31T09:57:32+00:00","dateModified":"2025-10-07T08:35:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/"},"wordCount":953,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Keuangan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/","name":"Startup Vs UMKM, Apa Perbedaannya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-08-31T09:57:32+00:00","dateModified":"2025-10-07T08:35:40+00:00","description":"Dalam diskusi tentang bisnis modern, dua istilah seringkali muncul dan menjadi perbincangan hangat: startup dan UMKM. Apa Perbedannya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/startup-vs-umkm-apa-perbedaannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Start-up Vs UMKM, Apa Perbedaannya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8","name":"Alfian Dimas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alfian Dimas"},"description":"Seorang SEO Specialist &amp; Content Writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun di beragam industri seperti OTT (Over The Top), Hukum, Kesehatan, &amp; e-Commerce. Saat ini bereda di industri B2B untuk memperluas wawasan terkait bisnis.","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/alfian\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12470"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12470"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12470\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31104,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12470\/revisions\/31104"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}