{"id":11446,"date":"2023-06-16T11:02:35","date_gmt":"2023-06-16T04:02:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=11446"},"modified":"2025-10-01T16:57:31","modified_gmt":"2025-10-01T09:57:31","slug":"cara-menghitung-inventory-turnover","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/","title":{"rendered":"Cara Praktis Menghitung Inventory Turnover, Dijamin Efektif!"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, pasti ada cara menuju kesuksesan, salah satunya mengelola persediaan dengan cara menghitung <em><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/inventory-adalah\/\">inventory <\/a>turnover <\/em>(perputaran persediaan) yang lebih efektif. Sebab, persediaan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa memberikan dampak negatif terhadap bisnis kamu, <em>lho<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<p>Kenapa begitu? Pengelolaan stok yang tidak baik bisa mengakibatkan biaya yang tinggi, yang ujungnya akan berakibat memperlambat <em>cash flow <\/em>bisnis kamu, serta akan mempengaruhi kinerja operasional secara keseluruhan. <em>Nggak mau, kan<\/em>?<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin kamu bertanya, \u201c<em>Jadi, gimana cara praktis menghitung inventory turnover<\/em>?\u201d. <em>Eitts<\/em>, tenang! Berikut cara praktis menghitung <em>inventory turnover<\/em> dengan mudah dan dijamin efektif! Simak penjelasannya di bawah, <em>ya<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tentukan_Periode_Waktu\"><\/span><strong>Tentukan Periode Waktu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tentukan terlebih dahulu waktu yang akan kamu gunakan dalam menghitung <em>inventory turnover<\/em>. Biasanya <em>sih<\/em>, periode yang digunakan berkisaran dalam satuan bulan, tetapi kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis kamu.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, kamu memilih menghitung dalam satu bulan. Berarti kamu harus menghitung <em>nih <\/em>total penjualan bersih dan nilai rata-rata persediaan selama satu bulan penuh untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai efisiensi pengelolaan persediaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, misal bisnis kamu mengalami fluktuasi penjualan yang signifikan, kamu bisa memilih periode waktu yang lebih pendek, misalnya triwulan atau semester, agar lebih akurat. Intinya, sesuaikan periode waktu dengan kebutuhan dan karakteristik bisnis kamu, <em>ya<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hitung_Total_Penjualan_Bersih\"><\/span><strong>Hitung Total Penjualan Bersih<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sederhananya, rumusnya begini:<\/p>\n\n\n\n<p><em>Total Penjualan Bersih = Total Pendapatan Penjualan &#8211; Diskon Penjualan &#8211; Pengembalian Penjualan &#8211; Potongan Harga Lainnya.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Jika kamu memilih periode waktu untuk menghitung <em>inventory turnover <\/em>dalam satu tahun, berarti kamu harus menghitung total penjualan selama satu tahun. Biar akurat, kamu bisa mengacu pada laporan keuangan bisnis kamu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/\"><strong>Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi dalam Bisnis, Efisien!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tentukan_Nilai_Rata-rata_Persediaan\"><\/span><strong>Tentukan Nilai Rata-rata Persediaan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pastikan nilai persediaan yang digunakan mencakup semua jenis persediaan yang relevan <em>ya<\/em>, seperti barang jadi, bahan baku, atau produk dalam proses, agar hasil perhitungannya lebih akurat. <em>Nah, <\/em>berikut ini rumusnya:<\/p>\n\n\n\n<p><em>Nilai Rata-rata Persediaan<\/em> <em>= (Nilai Persediaan Awal + Nilai Persediaan Akhir) \/ 2<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hitung_Inventory_Turnover\"><\/span><strong>Hitung <em>Inventory Turnover<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika sudah menentukan periode waktunya, sudah tahu total penjualan bersih, dan nilai rata-rata persediaannya. Sekarang, kamu hitung <em>inventory turnover<\/em> menggunakan rumus ini:<\/p>\n\n\n\n<p><em>Inventory Turnover = Total Penjualan Bersih \/ Nilai Rata-rata Persediaan<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Angka nilai rata-rata <em>inventory turnover <\/em>sebenarnya bisa bervariasi tergantung pada industri, ukuran bisnis, dan faktor lainnya. Namun, umumnya rata-rata <em>inventory turnover <\/em>yang dianggap baik biasa berkisaran 4 hingga 8.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika angka bisnis kamu berada di bawah angka rata-rata itu, berarti menunjukkan adanya persediaan yang terlalu besar atau lambatnya penjualan. Sebaliknya, jika berada di atas angka rata-rata, artinya menunjukkan adanya persediaan yang terlalu kecil atau tingkat penjualan yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Kasus\"><\/span><strong>Contoh Kasus<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Misalnya, kamu punya toko pakaian yang akan menghitung <em>inventory turnover<\/em> selama satu tahun dari 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2023. Selama periode ini, total pendapatan penjualan adalah <strong>Rp 500.000.000<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama periode itu juga, tercatat sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Diskon penjualan = <strong>Rp 10.000.000<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Pengembalian penjualan = <strong>Rp 5.000.000<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Potongan harga lainnya = <strong>Rp 2.000.000<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Maka, total penjualan bersihnya sebesar =<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rp 500.000.000<\/strong> &#8211;&nbsp; <strong>Rp 10.000.000<\/strong> &#8211; <strong>Rp 5.000.000<\/strong> &#8211;<strong> Rp 2.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>= <strong>Rp 483.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, pada awal periode, toko kamu punya nilai persediaan mencapai <strong>Rp 80.000<\/strong> dan pada akhir periode adalah <strong>Rp 120.000.000<\/strong>. Dengan demikian, nilai rata-rata persediaan selama setahun sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>Nilai rata-rata persediaan = (<strong>Rp 80.000.000<\/strong> + <strong>Rp 120.000.000<\/strong>) \/ <strong>2<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; = <strong>Rp 100.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, kamu bisa menghitung <em>inventory turnover<\/em>-nya, sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><em>Inventory turnover<\/em> =<strong> Rp 483.000.000<\/strong> \/ <strong>Rp 100.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;= <strong>4,83<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Nah, <\/em>berarti <em>inventory turnover <\/em>toko pakai kamu adalah <strong>4,83<\/strong>. Ini artinya persediaan berputar sekitar <strong>4,83<\/strong> kali selama satu tahun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/bisnis-kamu-profit-atau-tidak-cek-cara-mudah-hitungnya-di-sini\/\"><strong>Bisnis Kamu Profit atau Tidak? Cek Cara Mudah Hitungnya di Sini!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Itu dia cara praktis menghitung <em>inventory turnover <\/em>dengan mudah yang dijamin efektif. Perlu diingat <em>ya <\/em>bahwa setiap bisnis memiliki <em>inventory turnover<\/em>. Karena itu, apabila kamu ingin melakukan perbandingan dengan kompetitor, pastikan bisnisnya bergerak dalam industri yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk kelola persediaan jadi lebih praktis pakai Paper.id! Gunakan <em>stock opname<\/em> dan kamu bisa menghitung selisih dari produk kamu pada fisik dan pada sistem. Fitur ini akan membantu kamu mencatat masuk keluarnya barang persediaan dalam bisnis kamu. Jadi, lebih mudah, <em>kan<\/em>?<\/p>\n\n\n\n<p><em>Eitts<\/em>, tidak hanya itu! Sebagai <em>platform <\/em>penagihan dan pembayaran, di Paper.id juga kamu bisa kelola <em>invoice <\/em>dan pembayaran bisnis kamu secara digital, simpel, otomatis, dan tentunya gratis!<\/p>\n\n\n\n<p>Ayo daftarkan segera bisnismu dan dapatkan kemudahan mengelola bisnis jadi lebih praktis dengan klik tombol di bawah ini. Buruan!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=cta_blog&amp;utm_campaign=account%20payable&amp;utm_content=daftar%20sekarang\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Daftar Sekarang<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, pasti ada cara menuju kesuksesan, salah satunya mengelola persediaan dengan cara menghitung inventory turnover (perputaran persediaan) yang lebih efektif. Sebab, persediaan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa memberikan dampak negatif terhadap bisnis kamu, lho! Kenapa begitu? Pengelolaan stok yang tidak baik bisa mengakibatkan biaya yang tinggi, yang ujungnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11447,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6451],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Praktis Menghitung Inventory Turnover, Dijamin Efektif!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dapatkan keterampilan terbaik dalam cara menghitung Inventory Turnover dengan mudah dan cepat! Simak selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Praktis Menghitung Inventory Turnover, Dijamin Efektif!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dapatkan keterampilan terbaik dalam cara menghitung Inventory Turnover dengan mudah dan cepat! Simak selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-16T04:02:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-01T09:57:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Inventory-turnover-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"paperblog\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"paperblog\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Praktis Menghitung Inventory Turnover, Dijamin Efektif!","description":"Dapatkan keterampilan terbaik dalam cara menghitung Inventory Turnover dengan mudah dan cepat! Simak selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Praktis Menghitung Inventory Turnover, Dijamin Efektif!","og_description":"Dapatkan keterampilan terbaik dalam cara menghitung Inventory Turnover dengan mudah dan cepat! Simak selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/","og_site_name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-06-16T04:02:35+00:00","article_modified_time":"2025-10-01T09:57:31+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Inventory-turnover-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"paperblog","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"paperblog","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/"},"author":{"name":"paperblog","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05"},"headline":"Cara Praktis Menghitung Inventory Turnover, Dijamin Efektif!","datePublished":"2023-06-16T04:02:35+00:00","dateModified":"2025-10-01T09:57:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/"},"wordCount":682,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Inventory"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/","name":"Cara Praktis Menghitung Inventory Turnover, Dijamin Efektif!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-06-16T04:02:35+00:00","dateModified":"2025-10-01T09:57:31+00:00","description":"Dapatkan keterampilan terbaik dalam cara menghitung Inventory Turnover dengan mudah dan cepat! Simak selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-menghitung-inventory-turnover\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Praktis Menghitung Inventory Turnover, Dijamin Efektif!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05","name":"paperblog","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","caption":"paperblog"},"sameAs":["https:\/\/www.paper.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/paperblog\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11446"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11446"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11446\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27938,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11446\/revisions\/27938"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11447"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}