{"id":10841,"date":"2023-05-17T12:11:44","date_gmt":"2023-05-17T05:11:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=10841"},"modified":"2025-09-29T16:37:04","modified_gmt":"2025-09-29T09:37:04","slug":"cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/","title":{"rendered":"Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi dalam Bisnis, Efisien!"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamu pasti sudah paham <em>kan <\/em>bahwa menghitung biaya produksi dalam bisnis dapat menentukan harga jual produk yang tepat, menghitung keuntungan, dan lainnya? Sayangnya, banyak pebisnis yang masih kesulitan dalam menghitung biaya produksi dengan tepat dan efisien, <em>lho<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<p>Senada dengan survei Bank Indonesia (BI) pada 2019 yang menunjukkan bahwa sekitar 54,5% UMKM di Indonesia mengalami kesulitan dalam menghitung biaya produksi, pengelolaan biaya bahan baku, dan tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhitungan biaya produksi memang cukup kompleks karena banyak sekali jenis komponen pengeluaran yang perlu diperhitungkan. <em>Nah<\/em>, oleh karena itu, berikut cara praktis menghitung biaya produksi untuk bisnis pemula. Simak di bawah, <em>yuk<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Biaya_Produksi\"><\/span><strong>Jenis-jenis Biaya Produksi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan dalam menghitung biaya produksi, kamu perlu mengenali terlebih dahulu jenis-jenisnya. Berikut adalah jenis-jenis biaya produksi yang perlu kamu ketahui:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Tetap_Fixed_Cost\"><\/span><strong>Biaya Tetap (<em>Fixed Cost<\/em>)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sederhananya begini, biaya tetap merupakan jenis biaya produksi yang jumlah tidak tergantung pada volume produksi, artinya biaya tersebut tetap sama meskipun produksi meningkat atau menurun. Jenis biaya ini mempunyai sifat pasti, sehingga bisa dianggarkan secara tepat.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Nah<\/em>, biaya ini tidak berkaitan dengan jumlah barang atau jasa yang dihasilkan, melainkan dengan infrastruktur, peralatan, dan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam proses produksi. Contohnya, biaya sewa gedung, biaya listrik, gaji karyawan, dan biaya administrasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/cash-flow-yang-sehat-dan-tidak-dinilai-dari-mana\/\"><strong>Cash Flow yang Sehat dan Tidak, Dinilai dari Mana?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Variabel_Variable_Cost\"><\/span><strong>Biaya Variabel (<\/strong><strong><em>Variable Cost<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya variabel merupakan pengeluaran yang berubah-ubah sesuai dengan volume produksi yang dihasilkan. Maksudnya, semakin banyak produk yang dihasilkan, semakin besar pula biaya variabel yang diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam arti lain, jika volume produksi meningkat sebesar <strong>10%<\/strong>, maka biaya variabel juga akan meningkat sebesar <strong>10%<\/strong>, pun sebaliknya. Contohnya, bahan baku, upah pekerja produksi, biaya pengiriman, dan biaya perawatan mesin produksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Rata-rata_Average_Cost\"><\/span><strong>Biaya Rata-rata (<em>Average Cost<\/em>)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Singkatnya, biaya rata-rata adalah biaya total yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit produk. Biaya ini bisa dihitung dengan cara membagi total biaya produksi dengan jumlah unit yang dihasilkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, perusahaan kamu memproduksi <strong>10.000<\/strong> unit produk dengan total biaya produksi sebesar <strong>Rp 1.000.000<\/strong>. Berarti, <strong>Rp 1.000.000<\/strong> dibagi <strong>10.000<\/strong> unit yang hasilnya <strong>Rp 100<\/strong> per unit. Jadi, biaya rata-rata total per unit produksi sebesar <strong>Rp 100<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, kamu harus produk tersebut dengan harga lebih dari <strong>Rp 100<\/strong> per unit jika kamu ingin memperoleh keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Marginal_Marginal_Cost\"><\/span><strong>Biaya Marginal (<em>Marginal Cost<\/em>)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Nah<\/em>, biaya marginal adalah biaya tambahan yang dikeluarkan untuk memproduksi satu unit tambahan produk. Biaya ini bisa dihitung dengan membagi perubahan biaya produksi dengan perubahan jumlah produksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya <em>nih<\/em>, kamu biasa membutuhkan biaya produksi sebesar <strong>Rp 1.000.000<\/strong> untuk lima buah baju. <em>Nah<\/em>, ternyata ada peningkatan permintaan sebesar sepuluh baju. Biar bisa menghasilkan tambahan unit itu, kamu perlu menambahkan biaya sebesar <strong>Rp 100.000<\/strong>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Nah, <\/em>biaya sebesar <strong>Rp 100.000<\/strong> inilah yang disebut <em>marginal cost<\/em>. Biaya ini terjadi apabila permintaan pasar tiba-tiba meningkat tanpa terduga sebelumnya dan tidak termasuk dalam proses pemesanan awal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya marginal wajar terjadi dan biasanya dibebankan karena faktor kecepatan dan proses pengiriman yang harus dikirim bersamaan sesuai dengan tanggal perjanjian. Kondisi ini sering terjadi seperti saat hari raya atau terlibat dalam proyek besar yang membutuhkan pengiriman yang mendadak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biaya_Total_Total_Cost\"><\/span><strong>Biaya Total (<em>Total Cost<\/em>)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sederhanyanya, biaya total adalah biaya keseluruhan yang dikeluarkan untuk memproduksi sejumlah barang atau jasa. Biaya ini terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel, yang bisa dihitung dengan mengumpulkan semua biaya produksi yang dikeluarkan selama periode tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Biar makin paham, kamu bisa gunakan rumus ini:<\/p>\n\n\n\n<p><em>Biaya Total = Biaya Tetap + (Biaya Variabel + Jumlah Produksi)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, biaya tetap perusahaan kamu adalah <strong>Rp 1.000.000<\/strong> dan biaya variabel per unit adalah <strong>Rp 500.000<\/strong>, dan perusahaan kamu memproduksi <strong>100 unit<\/strong> produksi, maka biaya totalnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya Total = <strong>Rp 1.000.000<\/strong> + (<strong>Rp 500.000<\/strong> x <strong>100<\/strong>) = <strong>Rp 51.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"403\" height=\"346\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/biaya-produksi.png\" alt=\"Hubungan antara Biaya Total, Biaya Tetap, dan Biaya Variabel\n\" class=\"wp-image-10842\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Hubungan antara Biaya Total, Biaya Tetap, dan Biaya Variabel (Photo by studiekonomi.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Praktis_Menghitung_Biaya_Produksi\"><\/span><strong>Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagai ilustrasi perhitungan produksi yang simpel, <em>nah <\/em>ini ada data pengeluaran PT Dikajaya selama satu bulan. PT Dikajaya ini merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi baju tidur dengan total <em>output <\/em>sebesar<strong> 5.000<\/strong> unit selama satu bulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Produk baju tidur PT Dikajaya ini dipasarkan melalui 3 toko besar dan <em>e-commerce<\/em>. Berikut data laporan pengeluaran PT Dikajaya selama satu bulan.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Persediaan bahan baku Rp.30.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Bahan baku setengah jadi Rp. 40.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Barang jadi siap dijual Rp. 80.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Pembelian persediaan bahan baku Rp.50.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya pengiriman Rp.5.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya pemeliharaan mesin Rp.5.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Gaji tenaga kerja langsung Rp. 30.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Sisa penggunaan bahan baku serta sisa bahan setengah jadi Rp.30.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Sisa bahan setengah jadi Rp. 5.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Baju tidur yang siap dijual Rp. 30.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Nah<\/em>, setelah diketahui data pengeluarannya, setelah itu bisa dilakukan perhitungan biaya produksinya. Berikut tahapannya:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"645\" height=\"475\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Tahap-tahap-perhitungan-biaya-produksi.png\" alt=\"Tahapan perhitungan biaya produksinya\" class=\"wp-image-10843\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Tahapan perhitungan biaya produksinya<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Jadi, PT Dikajaya mengeluarkan biaya produksi sebesar <strong>Rp 90.000.000<\/strong> untuk memproduksi <strong>5.000<\/strong> unit baju tidur dalam satu bulan. Dengan demikian, biaya produksi per unit adalah <strong>Rp. 18.000<\/strong>. Harga pokok produksi PT Dikajaya selama satu bulan adalah <strong>Rp. 125.000.000<\/strong>, dan harga pokok penjualan sebesar <strong>Rp. 140.000.000<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/tips-promosi-lewat-reels-instagram\/\"><strong>Tips Promosi Lewat Reels Instagram Biar 2X Lebih Efektif<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah cara praktis menghitung biaya produksi yang dijamin efisien. Dengan mengetahui biaya produksi bisnis, maka kamu dapat menentukan harga jual yang tepat dan memaksimalkan keuntungan. Kalau kamu, <em>gimana cara menghitungnya<\/em>?<\/p>\n\n\n\n<p>Mau lebih efisien dalam mengelola bisnis? Pakai saja Paper.id. Dapatkan kemudahan kirim <a href=\"https:\/\/paper.id\/digital-payment.php\"><em>invoice<\/em><\/a> ke pelanggan, bayar tagihan bisnis dengan kartu kredit, hingga pencatatan keuangan yang penting untuk kamu dalam menghitung biaya produksi!<\/p>\n\n\n\n<p>Tunggu apalagi? Segera daftarkan bisnismu sekarang juga dan dapatkan kemudahan mengelola bisnis jadi lebih praktis dengan klik tombol di bawah ini. Gratis!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=cta_blog&amp;utm_campaign=account%20payable&amp;utm_content=daftar%20sekarang\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu pasti sudah paham kan bahwa menghitung biaya produksi dalam bisnis dapat menentukan harga jual produk yang tepat, menghitung keuntungan, dan lainnya? Sayangnya, banyak pebisnis yang masih kesulitan dalam menghitung biaya produksi dengan tepat dan efisien, lho! Senada dengan survei Bank Indonesia (BI) pada 2019 yang menunjukkan bahwa sekitar 54,5% UMKM di Indonesia mengalami kesulitan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":10844,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi dalam Bisnis, Efisien!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menghitung biaya produksi dengan mudah dan efisien! Pelajari cara praktisnya di artikel ini. Bisnis kamu pasti untung, lho!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi dalam Bisnis, Efisien!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menghitung biaya produksi dengan mudah dan efisien! Pelajari cara praktisnya di artikel ini. Bisnis kamu pasti untung, lho!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-17T05:11:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T09:37:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/apa-yang-dimaksud-dengan-biaya-produksi-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi dalam Bisnis, Efisien!","description":"Cara menghitung biaya produksi dengan mudah dan efisien! Pelajari cara praktisnya di artikel ini. Bisnis kamu pasti untung, lho!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi dalam Bisnis, Efisien!","og_description":"Cara menghitung biaya produksi dengan mudah dan efisien! Pelajari cara praktisnya di artikel ini. Bisnis kamu pasti untung, lho!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-05-17T05:11:44+00:00","article_modified_time":"2025-09-29T09:37:04+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/apa-yang-dimaksud-dengan-biaya-produksi-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi dalam Bisnis, Efisien!","datePublished":"2023-05-17T05:11:44+00:00","dateModified":"2025-09-29T09:37:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/"},"wordCount":855,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/","name":"Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi dalam Bisnis, Efisien!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-05-17T05:11:44+00:00","dateModified":"2025-09-29T09:37:04+00:00","description":"Cara menghitung biaya produksi dengan mudah dan efisien! Pelajari cara praktisnya di artikel ini. Bisnis kamu pasti untung, lho!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/cara-praktis-menghitung-biaya-produksi-dalam-bisnis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Praktis Menghitung Biaya Produksi dalam Bisnis, Efisien!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10841"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10841"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10841\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13824,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10841\/revisions\/13824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10844"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}