Sales Order dan Purchase Order

Sales Order dan Purchase Order– Apa tujuan utama dalam memulai sebuah bisnis? pastinya untuk meraih keuntungan dan laba. Iming-iming keuntungan besar memang kadang membuat para pengusaha lupa juga pengelolaan dalam bisnis juga penting untuk diperhatikan. Kenapa? karena jika salah perhitungan, bukan untung tapi buntung yang malah didapatkan.

Di dalam rantai bisnis, seorang pengusaha, khususnya di bidang manufaktur, biasanya akan berhubungan dengan dua pihak yakni klien atau pelanggan dan juga supplier atau pemasok. Apabila salah satu pihak tersebut hilang, otomatis bisnis Anda akan terganggu. Bersama kedua pihak yang sudah disebutkan di atas, Anda sebagai pengusaha akan melakukan transaksi jual beli produk tertentu.

Misalnya, Tio merupakan pengusaha toko bangunan. Ia membutuhkan supplier untuk menyuplai atau menyokong bisnisnya contoh distributor batu bata, pasir, semen dll. Di sisi lain, Tio juga memerlukan klien atau pelanggan yang mana membutuhkan barangnya untuk membuat bangunan. Di sana, terjadi sebuah transaksi dan melibatkan perputaran uang tentunya.

Dalam setiap transaksi yang dilakukan bersama dengan supplier, Tio perlu menggunakan Purchase Order sebagai tanda bukti. Sedangkan bersama dengan pelanggannya, Tio perlu Sales Order. Lantas, apakah keduanya, Purchase Order dan Sales Order, benar-benar diperlukan dalam bisnis?

Sales Order dan Purchase Order

Sales Order diberikan kepada pelanggan sedangkan Purchase Order diperuntukkan untuk pemasok”

Purchase Order, biasa disebut juga sebagai PO, adalah dokumen tertulis yang mana dibuat oleh seorang pengusaha terhadap pemasok. Biasanya, di dalam PO, tertera secara detail semua deskripsi lengkap terhadap produk yang ingin dibeli. Lebih lanjut, karena berhubungan dengan pemasok, PO merupakan sebuah orderan yang berjumlah besar karena seorang pengusaha membeli bahan baku secara bersamaan.

Selain detail pembayaran dan jenis produk yang akan diberikan, di dalam PO juga tertera mengenai syarat transaksi yang melibatkan kedua pihak, yakni pengusaha dan pemasok. Mungkin juga ada kontrak jalinan kerjasama yang akan dilakukan apabila mereka telah sama-sama menyetujui setiap syarat yang diajukan.

Sales Order, biasa disebut juga sebagai SO, adalah dokumen tertulis yang dikirimkan oleh seorang pengusaha kepada pelanggannya. SO akan terkirim secara detail bersama dengan jenis produk, harga atau juga bahkan pajak yang diberikan.

Perbandingan Purchase Order dan Sales Order 

Rincian PO SO
Penjelasan Dokumen untuk memesan produk kepada pemasok. Dokumen yang diberikan kepada pelanggan sebagai informasi pembelian.
Detail Pengusaha ke pemasok. Pengusaha ke pelanggan.
Dampak Menambah stok produk barang yang dijual. Penjualan ke pelanggan dan mendapatkan keuntungan.

Buat Lebih Mudah?

Jika dulu urusan bisnis masih dilakukan secara manual, ditulis dengan menggunakan kertas dalam bon dll, sekarang pengusaha tidak perlu melakukan cara lama itu lagi. Sebab, ada banyak Software Akunting yang menawarkan hal tersebut. Pembuatan Purchase Order dan Sales Order juga bisa dilakukan dalam sekejap tanpa harus menunggu waktu lama. Tapi, dari sekian banyak Software Akunting? apakah ada yang menawarkan GRATIS?

Para pengusaha tidak perlu bingung lagi mengurusi seluruh kegiatan bisnisnya lantaran ada Paper.id yang terbukti GRATIS. Urusan Sales Order dan Purchase Order juga bisa diselesaikan dalam jangka waktu yang singkat. Terlebih lagi, Paper.id menawarkan cara yang sangat mudah, yaitu pembuatan SO dan PO melalui smartphone.

Tanpa perlu membuka laptop, pembuatan PO dan SO dapat dilakukan melalui smartphone. Jadi, tak ada alasan lagi buat para pengusaha untuk lupa dalam mengelola bisnisnya. Kemudian, apabila SO dan PO telah dikonfirmasi pihak pemasok atau pelanggan, Invoice juga akan secara otomatis dicetak.

Mau manajemen bisnis yang lebih mudah dan GRATIS? Silahkan klik tombol di bawah ini sekarang juga.

 

(Visited 627 times, 1 visits today)