Mesin EDC adalah sebuah mesin khusus yang dibuat untuk memudahkan para konsumen dalam melakukan berbagai jenis transaksi pembayaran. Saat ini sudah banyak mesin yang telah tersebar di beberapa gerai seperti supermarket, minimarket, pom bensin dan sebagainya. Sehingga nasabah dapat melakukan pembayaran menggunakan kartu debit atau kredit yang telah dikeluarkan atau diterbitkan oleh pihak bank.

Dengan adanya mesin EDC, transaksi pembelanjaan atau pembayaran apapun menjadi lebih mudah karena Anda cukup menggesek kartu debit, kredit, atau e-money pada mesin ini. Mesin EDC ini, memberikan keuntungan kepada para pemilik usaha agar tidak perlu repot dalam proses transaksi ataupun saat mencari uang pecahan tertentu untuk membayar kembalian dan para pelanggan, serta memberi kenyamanan dan keamanan kepada pelanggan karena tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Adapun cara mendapatkan mesin EDC yaitu pastikan dan tentukan bank mana yang akan kamu ajak kerja sama dalam hal pengadaan mesin EDC. Sebelum Anda mendatangi bank yang anda pilih untuk mendaftarkan pembuatan mesin EDC untuk usaha Anda, pastikan bahwa Anda sudah menjadi nasabah dan memiliki rekening di bank yang Anda pilih. Hal itu dilakukan karena seluruh uang hasil transaksi penjualan yang menggunakan mesin EDC akan langsung ditransfer ke rekening Anda. Selanjutnya, Anda harus mempersiapkan beberapa dokumen penunjang yang dibutuhkan.

Baca juga: Ingin menggunakan mesin EDC, ketahui kekurangan dan kelebihannya dulu disini! 

Adapun dokumen penunjang yang dibutuhkan dalam proses pembuatan EDC di antaranya

  • KTP atau Paspor.
  • NPWP pribadi atau badan usaha.
  • SIUP/TDP/Surat Keterangan Domisili.
  • Akta Pendirian Usaha.
  • Sertifikat Kepemilikan Tempat/Surat Keterangan Sewa Tempat Usaha.
  • Buka rekening tabungan.

Hampir semua bank yang ada di Indonesia telah menerbitkan mesin ini mulai dari bank BRI, BCA, BNI, Mandiri dan bank ternama lainnya.

  • Mesin EDC BRI
  • Biaya yang akan ditanggung oleh Merchant MDR (Merchant Discount Rate)
  • Kartu Debit BRI : 0%
  • Kartu Kredit BRI : 1,5%
  • Kartu Kredit Bank lain : 1,8%
  • Free biaya pasang
  • Free Biaya Administrasi bulanan
  • NO minimum transaksi bulanan

No, jenis EDC BCA , dan harga per Bulan untuk mesin EDC BCA

  • EDC Fixed Line = Rp100.000
  • EDC GPRS Desktop = Rp125.000
  • EDC GPRS Mobile = Rp125.000

Biaya Transaksi

  • BCA Card :1,5 %
  • Visa :2%
  • Mastercard : 2%
  • Japan Credit Bureau (JCB) : 2%
  • UnionPay (UP) : 2%
  • American Express (Amex) : 3,25 %

Baca juga: Fungsi dan jenis-jenis nota dalam transaksi bisnis

Ketika kartu debit BCA ditransaksikan pada mesin EDC milik BCA, maka nasabah tidak dikenakan biaya. Namun, merchant dikenakan biaya 0,15 persen dari transaksi. Dan ketika kartu debit BCA ditransaksikan di mesin EDC bank lain, maka merchant akan dikenakan biaya MDR sebesar 1%, tergantung lini bisnisnya.

Selain biaya yang telah disebutkan diatas terdapat biaya lain seperti biaya kehilangan dan kerusakan mesin EDC yang sepenuhnya ditanggung oleh pemilik usaha. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau lebih lengkapnya sebaiknya Anda menghubungi bank terkait untuk mendapatkan informasi yang tepat dan akurat.

(Visited 42 times, 1 visits today)