Bagaimana Credit Card Mempermudah Proses Pembayaran Bisnis Anda

Kemajuan teknologi yang semakin canggih khususnya dalam proses pembayaran bisnis telah membuat lompatan yang mengesankan dalam proses pembayaran yang meniadakan cek dan beralih untuk mengadopsi pembayaran elektronik.

Perubahan ini terutama dalam hal pembayaran bisnis untuk rantai pasokan, pembayaran pemasok, tagihan, dan transfer lainnya. Salah satu pembayaran elektronik yang dipertimbangkan yaitu pembayaran dengan menggunakan credit card elektronik.

Sebagian besar pembayaran perusahaan mengalir melalui account payable, namun hanya sedikit departemen A/P saat ini yang menggunakan credit card secara signifikan dan maksimal.

Baca juga: 5 alasan kenapa kartu kredit mempermudah pembayaran untuk transaksi bisnis

Secara historis, perusahaan menggunakan credit card sebagai cara untuk mengelola pengeluaran. Dalam hal ini perusahaan dapat membuat pagar pembatas untuk pengeluaran dalam penggunaan credit card.

Perusahaan dapat menambahkan kontrol untuk membatasi pengeluaran karyawan atau hanya mengizinkan mereka untuk berbelanja pada tempat tertentu. Selain itu terdapat juga mekanisme untuk melakukan tinjauan pasca transaksi dan memungkinkan perbaikan untuk pengeluaran yang tidak sesuai.

Karena berdasarkan kenyamanan dan kontrol, departemen keuangan sering menganggap kartu kredit sebagai alat untuk produktivitas karyawan, dengan kontrol pengeluaran yang dapat disesuaikan. Namun hal ini hanya menyentuh satu aspek pengeluaran perusahaan.

Pada dasarnya credit card memberikan akses mudah untuk modal kerja dan menawarkan manfaat atau keuntungan seperti uang kembali (cash back) atau poin. Banyak perusahaan yang menilai bahwa credit card merupakan pilihan pembayaran elektronik yang lebih baik karena manfaat ini.

Pertanyaannya kemudian menjadi bagaimana Anda membangun program credit card yang sukses pada hutang? Umumnya, bisnis harus membuat proses credit card bekerja dalam infrastruktur AP yang sudah ada sebelumnya, yang biasanya mencakup komponen interaksi pemasok dan komponen teknis yang tidak sepenuhnya dapat ditangani oleh pemain tradisional (lembaga perbankan).

Manfaat credit card sebagai salah satu jenis pembayaran bisnis terbaru

Model bisnis bank biasanya berfokus pada pembangunan dan pemeliharaan jaringan penerimaan pedagang yang luas. Seperti halnya jika Anda dapat berjalan ke suatu tempat atau lokasi dimana mereka memiliki logo Mastercard atau Visa, Anda dapat menggunakan kartu kredit Anda di sana.

Tetapi dalam hal pembayaran untuk pemasok, tidak semua pemasok menerima pembayaran dengan kartu, atau hanya menerimanya dari pelanggan tertentu tergantung pada kecepatan pembayaran, margin, dan jenis produk yang mereka jual. Karena faktor-faktor ini, pembayaran dengan credit card yang diterbitkan oleh suatu bank tertentu memerlukan proses keterlibatan vendor untuk memasukkan dan menemukan pemasok yang telah menerima jenis kartu tertentu serta memastikan mereka menerima jenis pembayaran tersebut dari pelanggan lain.

Disitulah fintech benar-benar terlihat bersinar, karena model bisnis mereka dibangun untuk memasukkan proses keterlibatan pemasok untuk mendapatkan lebih banyak pembelanjaan dengan credit card. Pada dasarnya, mereka membangun jaringan penerimaan B2B di dalam jaringan penerimaan kartu kredit atau credit card.

Baca juga: Mengetahui pentingnya credit limit dalam credit card

Dalam dua tahun, kumpulan pemasok bisnis sebesar 20 persen terus-menerus menjangkau untuk mempertahankan penerimaan pembayaran tertentu. Sementara bank tidak selalu memiliki kapasitas untuk menawarkan pemeliharaan penerimaan pemasok, fintech berkembang pesat ketika mereka memasukkan layanan tersebut ke dalam model bisnis mereka.

Terdapat beberapa manfaat misalnya dalam hal membayar lebih banyak pemasok secara elektronik, menghasilkan lebih banyak modal kerja bagi bisnis, dan potensi potongan harga yang lebih tinggi.

Selain itu fintech secara alami berfokus pada teknologi yang membangun sistem mereka dengan sudut pandang holistik dan lebih memilih untuk membuat perangkat lunak yang tidak mengorbankan operasi satu bisnis untuk operasi lain.

Seperti dengan munculnya kartu virtual yang dilengkapi dengan keamanan dan kontrol yang biasanya tidak dimiliki kartu plastik, termasuk nomor sekali pakai yang terkait dengan pemasok unik dan jumlah pembayaran. Ini dapat membuka lebih banyak pemasok untuk menerima bentuk pembayaran elektronik.

(Visited 70 times, 1 visits today)