Paper.id kembali menghadirkan konten baru berjudul Interview with the expert. Konten ini mengulas berbagai soal mengenai bisnis, UMKM, dan juga hal-hal yang sedang terjadi. Kami menghadirkan narasumber yang berpengalaman dan terpercaya. Dengan demikian, konten yang kami sajikan dapat memberikan penjelasan yang luas dan komprehensif mengenai permasalahan yang dialami. Untuk melihat konten apa saja yang telah dibuat, silahkan klik link ini.

Wabah Pandemi COVID-19 memberikan disrupsi besar terhadap dunia usaha tanah air. Mulai dari ritel, manufaktur, dan wisata menghadapi situasi yang tidak mengenakkan. Mau tidak mau, mereka mengatur langkah untuk tetap bertahan menghadapi pandemi yang belum jelas kapan berakhirnya.

Hal ini membuat tim Paper.id mewawancari Tom MC Ifle, seorang business coach #1 di Indonesia dan termasuk sebagai top 100 best coaching company serta jam terbang yang tinggi dalam business coaching. Berikut hasil wawancara kami dengan beliau.

Bagaimana pandangan Coach secara umum mengenai pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia sekarang?

Ada 3 aspek yang terkena dampak dari COVID-19 ini:

  • Pemerintah
  • Pengusaha
  • Konsumen atau masyarakat

Wabah ini menimbulkan banyak masalah. Pemerintah berusaha memitigasi dampak COVID-19 dengan membuat sejumlah kebijakan berupa stimulus ekonomi agar menjaga keadaan ekonomi dan sosial agar tetap berjalan dengan baik.

Sementara itu, pelaku usaha dan konsumen juga ikut terkena dampaknya karena, usaha tidak berjalan lancar serta daya beli konsumen juga ikut terkena dampaknya sehingga, hal ini membuat kegiatan perekonomian menjadi lesu.

Baca juga: Stimulus ekonomi untuk dukung pertumbuhan ekonomi Indonesia

Pada tahun 1998, UKM menjadi salah satu unit yang tidak terdampak dan mampu membangkitkan ekonomi negara. Apakah hal yang sama akan berlaku untuk sekarang?

Beda kaitannya. Pada saat itu, UKM tidak terkena dampak krisis moneter karena, mereka tidak punya akses untuk hutang dolar sehingga, mereka tetap bisa bertahan di tengah krisis 98. Sekarang, UMKM juga ikut terkena dampaknya.

Pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan yang terangkum dalam stimulus satu hingga tiga. Bagi UMKM, stimulus ekonomi berupa penundaan/pengurangan pajak diharapkan bisa mengurangi beban mereka. Apakah menurut bapak ini efektif?

Menurut saya tidak terlalu efektif. Kalau bicara soal UMKM, insentif pajak untuk UMKM itu kecil. Yang lebih dibutuhkan oleh UMKM adalah modal kerja agar memastikan kegiatan operasional mereka tetap berjalan dan arus kas mereka tetap positif.

Selain itu, UMKM juga membutuhkan keringanan akan pembayaran pajak agar mereka tidak terlalu kesulitan dalam mengatasi keadaan saat ini. Ada 3 hal yang harus diperhatikan pengusaha agar memastikan bisnis mereka tetap berjalan yakni:

  • Keuangan
  • Timing dalam membuat keputusan
  • Karyawan

Setiap faktor saling berhubungan dan berkesinambungan. Jika salah satunya tidak terpenuhi maka, kegiatan bisnis terancam tidak berjalan dengan lancar.

Menurut Anda, apakah momen selepas wabah COVID-19 berakhir akan menjadi momen bagi para pelaku usaha di Indonesia untuk melakukan digitalisasi usaha, mengingat masih sedikit yang melakukan hal tersebut (Baru 3,97 juta dari 59,2 juta menurut KOMINFO di 2019)

Upaya digitalisasi memang diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap perkembangan usaha. Jika dilihat untuk saat ini terutama dari perubahan pola konsumsi dan usaha yang berjalan, tentunya akan ada perubahan yang terjadi terutama dalam hal digitalisasi usaha. Para pelaku usaha akan mulai menggunakan software-software pengelolaan bisnis agar lebih efisien dan membantu mereka dalam mengelola usaha lebih mudah tanpa terkendala waktu dan jarak.

Selepas wabah COVID-19, bisa terjadi momen akselerasi penerapan teknologi dimana saja. Dengan begitu, dampak revolusi industri 4.0 akan terasa di berbagai macam lini usaha. Peran teknologi akan berubah. Tidak lagi sebagai alat melainkan sebagai partner dalam pekerjaan dimana, mereka akan menyajikan data dan juga memberikan bantuan pilihan bagi manusia untuk menjalankannya.

Baca juga: Kontroversial, ini 3 peluang usaha yang muncul akibat wabah virus corona

Setelah wabah COVID-19 berakhir, akan terjadi perbedaan diantara 2 era dimana, era COVID-19 dan era setelah COVID-19. Menurut Anda, apakah akan terjadi perbedaan yang sangat besar diantara keduanya atau tetap sama saja?

Pastinya akan terjadi perubahan, terutama di dunia usaha. Sekarang, kita melihat perubahan yang terjadi. Yang paling dekat, sekarang semua orang lebih memilih untuk tinggal di dalam rumah. Memesan makanan dengan layanan ojek online. Kedepannya, hal ini bisa membuat kebiasaan orang-orang berubah drastis. Yang dulunya suka menghabiskan waktu di restoran, orang-orang akan lebih suka untuk tinggal di dalam rumah. Hal ini sama saja dengan kebiasaan orang-orang dulu dimana mereka lebih suka di rumah.

Melihat pola konsumsi yang berubah, para pengusaha berupaya untuk mencari metode yang tepat bagi usaha mereka. Akan ada banyak trial and error yang dilakukan guna menemukan cara yang pas bagi mereka. Hal ini tidak hanya berlaku bagi pengusaha dalam negeri saja karena, orang-orang di luar negeri juga mengalami dampak yang sama.

Dilansir dari FT.com, generasi millennial disebut sebagai generasi yang mendominasi era masa kini. Apakah generasi millennial juga akan memegang peranan besar dalam membuat keadaan iklim usaha di Indonesia menjadi lebih baik?

Kedepannya, generasi Millennial tidak lagi memegang tampuk kepempimpinan karena, akan digantikan oleh generasi Z. Generasi Z dikenal sebagai generasi yang menyukai efisiensi. Dalam hal ini, mereka akan menyukai apa saja yang efisien. Contoh mudahnya, memesan makanan lewat layanan ojek online. Tentunya, hal ini akan mempengaruhi banyak hal.

Krisis COVID-19 yang sedang melanda bisa diatasi dengan keadaan arus kas yang stabil serta pengelolaan bisnis yang harus tetap berjalan. Karena itu, para pengusaha bisa mengatasinya dengan digitalisasi usaha. Dengan Paper.id, Anda siap untuk mengelola bisnis dimanapun dan kapanpun. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengunduhnya secara gratis lewat link dibawah ini!

(Visited 3.258 times, 1 visits today)