hari raya Imlek

Hari raya Imlek tahun ini jatuh pada tanggal 25 Januari 2020. Pusat-pusat perbelanjaan dan tempat-tempat yang ramai dikunjungi ramai dihiasi dengan lampion dan hiasan-hiasan berwarna merah. Warga Indonesia keturunan Tionghoa memanfaatkan momen tersebut untuk bertemu sanak saudara seraya merayakan Imlek.

Momen Imlek juga dimanfaatkan oleh pusat-pusat perbelanjaan dan e-commerce untuk menawarkan promo serta diskon khusus. Orang-orang berlomba-lomba untuk membeli barang-barang baru. Ada yang membeli baju baru, makanan, hiasan-hiasan khas Imlek, dan juga lainnya.

Khusus hari raya Imlek, ada sejumlah tren belanja yang sering terjadi dan berkaitan dengan barang-barang apa saja yang dibeli. Untuk para pengusaha, berikut 4 jenis tren belanja yang harus diketahui menjelang hari raya Imlek.

Makanan puncaki daftar barang yang paling dicari saat hari raya Imlek

Menurut Criterio, makanan dan baju menduduki peringkat paling atas dalam daftar barang yang paling dicari saat hari raya Imlek. Makanan memuncaki daftar dengan persentase 53% sedangkan baju berada di posisi kedua dengan 45%.

Baca juga: Trik psikologi di balik promo belanja Natal

Data ini diperoleh dari tempat-tempat perbelanjaan, e-commerce, dan juga tempat lainnya. Tren ini tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di negara Asia Tenggara lainnya seperti Singapura, Malaysia, Kamboja, dan Filipina.

Jika Anda adalah pengusaha yang bergerak di bidang retail, Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk menjual baju-baju baru atau makanan-makanan khas Imlek seperti kue keranjang atau kue-kue kering sebagai teman makan untuk menyambut sanak saudara atau teman yang datang.

Bulan Januari menjadi puncak shopping

Kapan tren shopping Imlek mencapai puncaknya? Menurut Sitebeat, puncaknya akan terjadi di bulan Januari. Dengan begitu, para pengusaha yang bergerak di e-commerce atau toko online sudah merancang promo dan membuat pengumuman jauh-jauh hari.

Hal ini juga diakui oleh CCO dan Country Head Shopee Singapura, Zhou Junjie bahwa Shopee telah mempersiapkan diri untuk merancang promo begitu promo Natal berakhir. Dengan begitu, mereka dapat membuat promo yang pas dan mendorong konsumen untuk berbelanja seperti dikutip dari marketing-interactive.

Mobile Shopping juaranya

ThinkwithGoogle mencatat bahwa ada mobile shoping masih menjadi metode yang paling banyak digunakan oleh orang-orang untuk berbelanja saat Imlek. Hal ini dikarenakan, pengguna smartphone di Asia Tenggara menghabiskan waktu mereka untuk menggunakan smartphone selama 3,6 jam.

Baca juga: Fenomena Black Friday, Pesta belanja besar-besaran yang terjadi di dunia

Qoo10 mencatat 60% transaksi yang terjadi saat Imlek menggunakan mobile shoping dan hal yang sama juga terjadi pada Shopback. Tren ini diperkirakan akan tetap terjadi di tahun 2020 dan bertambah besar mengingat, jumlah pengguna smartphone di Indonesia semakin banyak.

Pembayaran online meningkat drastis

Penggunaan platform pembayaran online terus meningkat di Asia. Pada tahun 2018, 758 juta orang memilih untuk menggunakan WeChat untuk mengirimkan Digital Angpao. Fenomena ini menggeser tren pemberian angpao dengan amplop merah yang sering kita lihat biasanya.

Meningkatnya jumlah pengguna online payment bisa menjadi indicator bagi para pengusaha untuk memiliki platform pembayaran yang tepat bagi usaha mereka. Hal ini mudah bagi pengusaha besar tapi tidak bagi UMKM.

Mereka masih menggunakan metode lama dengan transfer bank bahkan COD atau pembayaran di tempat. Selain tidak aman, metode tersebut bersifat ribet dan menguras waktu. Untuk itu, para pengusaha bisa menggunakan Digital Payment Paper.id, PayPer.

PayPer adalah portal pembayaran digital yang bisa digunakan oleh para pengusaha untuk urusan pembayaran bagi pelanggan mereka. Pembayarannya mudah karena bisa langsung dilakukan pada invoice Paper.id.

Pakai PayPer, aman, mudah dan tanpa mesin EDC. Nikmati kemudahan pembayaran dengan memilih kanal pembayaran sesuai keinginan mulai dari Virtual Account, Credit Card, JCB, dan OVO. Semua kemudahan ini bisa Anda dapatkan GRATIS SELAMANYA! TIDAK PERCAYA? LANGSUNG DOWNLOAD DISINI!

(Visited 301 times, 1 visits today)