Tips Pengelolaan Bisnis Ritel Selama Masa Pandemi

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dikeluarkan pemerintah guna menekan tingkat penyebaran COVID-19 membuat para pelaku usaha terutama toko ritel mengalami keterpurukan akibat menurunnya omzet atau pendapatan mereka secara signifikan. 

Dilansir dari Bisnis.com, penjualan bisnis ritel hanya mencapai 10% dari jumlah keuntungan normal, menurut Handaka Santosa selaku ketua Penasehat Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan (Hippindo). 

Pandemi COVID-19 membuat para pelaku usaha khususnya seperti toko retail harus cepat tanggap untuk mengantisipasi keadaan yang ada guna mempertahankan keberlangsungan toko retail yang mereka kelola. Adaptasi seperti merambah dunia online dapat dipilih sebagai salah satu cara melakukan penjualan barang dagangan guna mendapatkan keuntungan di masa pandemi ini.

Banyak diantara para pelaku usaha kebingungan menemukan cara yang tepat untuk dapat tetap bertahan di masa pandemi sekarang. Berikut upaya penjualan yang efektif untuk memastikan bisnis atau toko retail anda tetap berjalan lancar.

Baca juga: Upaya toko kelontong mencari untung di tengah pandemi

Menerapkan Prosedur Keamanan Dan Kesehatan

Selain kebersihan dan kualitas produk, pelaku bisnis ritel juga perlu memprioritaskan penerapan prosedur kesehatan dan keamanan di toko sebagai persiapan dalam menghadapi pandemi COVID-19. Tunjukan kepada pelanggan Anda keadaan toko yang bersih dan nyaman. Lakukan sanitasi toko secara rutin setiap hari, di saat buka maupun toko akan tutup.

Hal ini menjadi poin penting yang perlu diperhatikan saat toko-toko mulai diperbolehkan untuk buka kembali. Dengan adanya kesempatan ini, Anda bisa memaksimalkan kembali hasil penjualan toko dengan jaminan keamanan toko. 

Memaksimalkan Penjualan Ritel Secara Online

Pasar online merupakan pasar yang sangat potensial di masa depan. Jadi bukan menjadi rahasia lagi bahwa internet memberikan banyak sekali peluang usaha yang menguntungkan bagi masyarakat Indonesia. 

Pada masa pandemi ini, banyak masyarakat yang enggan berinteraksi di tempat terbuka, mereka lebih memilih untuk mencari cara alternatif untuk bisa memenuhi kebutuhannya tanpa harus keluar. Terbukti dengan transaksi e-commerce di Indonesia yang meningkat. 

Pelaku usaha sebaiknya juga beralih fokus strategi di penjualan online. Cara ini bisa menyelamatkan bisnis ritel Anda dari kerugian-kerugian akibat turunnya penjualan di toko offline

Membuka Pre-Order untuk Barang yang Dicari Konsumen

Dalam rangka memenuhi kebutuhan konsumen, Anda dapat menambah produk dagangan berdasarkan barang atau produk yang sedang diminati dan dicari masyarakat banyak. Dalam hal ini anda bisa melakukan Pre-order. Tujuan lain dari membuka Pre-order adalah agar pelaku usaha dapat menambah pundi-pundi pemasukan toko Anda, dan menjadi  pemancing agar pembeli dapat membeli barang lain di toko Anda.

Baca juga: Bisnis modal kecil untung besar yang cocok di era “New Normal”

Memberlakukan Program Promosi

Dalam pandemi seperti ini promosi adalah hal penting dalam mengelola usaha Anda. Ada banyak jenis promosi yang bisa Anda tawarkan seperti potongan harga, bebas ongkos kirim, pembayaran online, Memberikan giveaway dan masih banyak lainnya. 

Salah satu cara terbaik adalah dengan memilih produk Anda yang paling laku. Setelah itu, lakukan perhitungan akan perkiraan keuntungan yang didapatkan. Tentukan jenis promosi yang bisa dilakukan seperti giveaway, free ongkir atau discount. Setelah itu, lakukan promosi di sosial media dan lakukan penjualan secara online

Aktif Menjalin Hubungan dengan Pembeli

Menjalin hubungan yang baik dengan pembeli pada masa pandemi seperti ini merupakan hal paling penting, karena dengan adanya hubungan yang baik maka pembeli akan lebih segan dan percaya kepada toko Anda, dan akan menjadi pelanggan tetap toko Anda. Maka tidak menutup kemungkinan mereka akan membeli apapun barang yang Anda tawarkan jika mereka menemukan rasa puas, nyaman, aman terhadap toko Anda.

Dengan demikian, toko ritel yang Anda kelola akan lebih efektif dan mendapat profit yang memuaskan di masa pandemi ini. 

(Visited 35 times, 1 visits today)