Dahsyatnya dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19 membuat perjalanan pelaku bisnis sepanjang tahun 2020 cukup tertatih. Setidaknya ada 56% UMKM yang mengalami penurunan hasil omzet penjualan selama masa pandemi.

Bahkan, 22% lainnya mengalami kesulitan untuk mendapatkan pembiayaan/kredit. Sebab itu, di tahun yang baru ini, pelaku usaha perlu memutar otak dan menyiapkan strategi untuk menjaga kestabilan dan pertumbuhan bisnisnya. Nah, untuk mendukung Anda, kami sudah menyiapkan 5 tips yang bisa diterapkan agar dapat tetap menumbuhkan bisnis di tahun 2021.

Baca juga: Tips memulai jualan online di masa pandemi

Kreatif menciptakan peluang bisnis

Pada dasarnya, berbisnis berarti menjual solusi permasalahan yang dialami konsumen Anda. Saat permintaan turun, artinya solusi yang ditawarkan bisnis Anda sudah tidak relevan dengan kebutuhan konsumen.

Di saat seperti ini, Anda perlu berpikir out-of-the-box dalam melihat peluang bisnis yang ada. Menjalankan bisnis seperti biasa tanpa beradaptasi terhadap keadaan pasar sekarang bisa jadi merugikan bagi Anda. Jika kehabisan ide, coba, deh, baca artikel 7 Ide Bisnis Tahan Krisis Pandemi COVID-19 di 2021 berikut ini.

Pahami tren belanja konsumen

Perilaku belanja konsumen Indonesia saat terjadi pandemi COVID-19 tentu berubah. Karena konsumen sudah mengurangi beraktivitas di luar rumah, aktivitas berbelanja kebanyakan dilakukan dari rumah. Konsumen ingin mendapatkan produk berkualitas yang terjaga kebersihan dan keamanannya tanpa keluar rumah.

Hasilnya, penjualan berpindah dari toko fisik ke toko online dan e-commerce. Untuk mempertahankan penjualan, pelaku usaha sebaiknya pindah ke atau menambahkan saluran online. Anda juga bisa memanfaatkan layanan pengiriman instan untuk makanan dan barang agar tetap bisa menjangkau konsumen Anda. Intinya, pantau terus perilaku dan keinginan konsumen dan sesuaikan model bisnis jika dibutuhkan.

Susun rencana untuk beberapa bulan ke depan

Masa-masa sulit akibat pandemi COVID-19 ini pasti akan berakhir, namun sayangnya tidak dapat diprediksi secara akurat kapan. Daripada hanya berharap dalam ketidakpastian, ada baiknya Anda menyiapkan rencana untuk beberapa bulan ke depan dengan skenario di mana pandemi COVID-19 masih mempengaruhi performa bisnis Anda.

Anda perlu menganalisis bagaimana bisnis Anda mengalami perubahan dan terpengaruh selama beberapa bulan ke depan. Dari segi operasional, biaya, stok, jumlah permintaan, proyeksi keuntungan, dan kesehatan cash flow bisnis Anda, analisis dan susun rencana untuk mempertahankan kestabilan bisnis Anda. Lakukan penyesuaian yang dianggap dapat menguntungkan bisnis. Selain itu, analisis dan lakukan mitigasi atas risiko-risiko yang dapat mengganggu bisnis Anda dalam beberapa bulan ke depan.

Bangun relasi sebanyak mungkin

Relasi yang banyak dan relevan dibutuhkan agar dapat membantu Anda di saat bisnis sedang mengalami masalah. Atau, bahkan relasi bisa bantu memecahkan permasalahan yang mungkin sedang dialami bersama.

Selain itu, Anda bisa mengambil pelajaran seputar cara mereka menyikapi masalah dan menerapkannya pada bisnis Anda. Semakin banyak relasi, semakin banyak pihak yang percaya dengan keberadaan bisnis Anda, ini tentu akan mendatangkan lebih banyak keuntungan. Bisnis Anda dengan mudah akan direkomendasikan oleh salah satu relasi (dari mulut ke mulut), yang kemudian menjadi sarana promosi efektif tidak berbayar.

Baca juga: Tren industri FMCG di Indonesia pada tahun 2020

Cari bantuan bila diperlukan

Jika Anda punya sosok guru atau seseorang yang Anda kagumi dan hormati, yang sebelumnya telah melalui tantangan yang sama, mengapa tidak memintanya untuk membantu Anda. Jujurlah kepada mereka soal situasi sulit yang sedang Anda hadapi, seburuk apa masalahnya dan jangan malu untuk meminta bantuan. Mungkin mereka tidak benar-benar bisa langsung menyelesaikan masalah yang Anda hadapi, tapi setidaknya dengan mengajak mereka bicara dan saling bertukar pikiran akan membantu Anda untuk bangkit kembali.

Jika kendala yang Anda alami adalah terkait permodalan bisnis, ada Investree, pionir fintech lending di Indonesia, yang siap sedia mendukung para pelaku UKM di Indonesia. Melalui produk-produk pinjaman yang sesuai dengan model bisnis UKM di Indonesia, Investree berkomitmen untuk terus mengakselerasi pemulihan bisnis UKM – mendukung mereka untuk #KembaliTumbuh di tahun 2021. Kenali Investree lebih dalam dengan mengunjungi situs web www.investree.id atau pelajari produk-produk pinjaman di Investree sekarang.

Akibat kehadiran pandemi Covid-19, tahun 2020 mungkin menjadi tahun yang berat bagi Anda dan bisnis Anda. Sebab itu, di tahun yang penuh harapan ini, yuk, semangat membangun dan menumbuhkan kembali bisnis Anda. Percaya, deh, dengan menciptakan solusi dan membuat perencanaan operasional, penjualan, dan permodalan yang matang, Anda pasti mampu memulihkan bisnis Anda. Semangat, Anda pasti bisa!

Daniel Nugraha