Pada tanggal 29 Maret 2019, TVRI resmi meluncurkan logo baru sebagai langkah untuk rebranding. Peluncuran tersebut dilaksanakan di Auditorium TVRI, Senayan, Jakarta dan diliput oleh 29 stasiun lokal TVRI yang tersebar di 29 kota.

Keputusan ini diambil untuk menghadapi era digital. Helmy Yahya selaku direktur utama TVRI mengatakan bahwa era digital tidak bisa lagi dielakkan, dan logo TVRI yang baru dan berbentuk bulatan besar menegaskan simbol akan dunia dan bulatan kecil menggambarkan Indonesia seperti dikutip dari Kumparan. Logo terbaru TVRI tersebut bisa Anda lihat dibawah ini.

Selain itu, Kepala Stasiun TVRI Jogjakarta, Tri Widiarto mengatakan bahwa logo baru menjadi pemersatu bangsa dan menandakan kalau TVRI siap menuju kancah dunia. Ia juga mengatakan kalau TVRI berusaha untuk menggaet generasi milenial dengan melakukan promosi via media sosial secara gencar.

Baca juga: Hashtag dan pengaruhnya pada bisnis kecil

Wajah baru TVRI tersebut merupakan bagian dari proses rebranding untuk memberikan identitas baru kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa mengenal dan lebih tertarik dengan TVRI. Hal ini tidak hanya dilakukan oleh TVRI saja karena ada banyak brand-brand besar dunia yang juga melakukan hal serupa.

Kenapa harus rebranding? Apakah tidak sulit mengubah brand yang lama mengingat, hal itu tidak dibuat dalam waktu yang sebentar? Kali ini, Paper.id akan mengulas lebih dalam tentang rebranding serta kenapa itu penting untuk bisnis.

Kenapa harus rebranding?

Rebranding merupakan sebuah strategi pemasaran untuk membuat nama brand yang baru, simbol, logo dan desain, dan membuat sebuah identitas brand yang baru dan ditujukan kepada pelanggan, competitor, staff dan juga yang lainnya.

Setiap perusahaan perlu membuat sebuah logo yang benar-benar mencerminkan perusahaan itu sendiri. Karena itu, perusahaan perlu membuat logo yang kuat dan beda dari yang lain. Biasanya, rebranding dilakukan karena beberapa alasan seperti, modernisasi, atau  cara lain untuk mencari hal baru agar mereka tetap bersaing dalam persaingan bisnis.

Kapan harus melakukan rebranding?

Pertanyaannya adalah kapan harus melakukan rebranding? Pertanyaan ini bisa terjawab oleh sejumlah usaha-usaha kecil yang berjalan. Ada banyak bisnis kecil yang berdiri tapi, mereka tidak membuat sebuah strategi yang baik untuk branding sehingga, mereka cenderung kesulitan dalam memasarkan produk mereka.

Hal itu tidak hanya terjadi pada brand-brand kecil saja karena, raksasa mesin pencarian dunia, Google juga pernah melakukan hal serupa. Sebelum bernama Google, mereka menamakan diri mereka sebagai Backrub. Selain itu, ada juga Accenture yang menamai diri mereka sebagai Andersen Consulting.

Baca juga: 4 masalah finansial populer UMKM 2019

Tolok ukur kapan Anda harus melakukan pergantian logo atau nama adalah saat Anda ingin melakukan modernisasi. Tahukah Anda kalau Nike tidak menggunakan logo swoosh fenomenalnya di awal. Akhirnya, mereka memutuskan untuk mengganti logonya dengan logo swoosh dan hal itu telah dikenal hingga sekarang.

Selain itu, ada faktor lainnya yang juga harus diperhatikan oleh perusahaan seperti mengembangkan bisnis, menjangkau orang lebih banyak serta memenuhi misi yang baru saat perusahaan ingin menggantikan misi mereka.

Tips dalam melakukan penggantian brand

Setelah jelas dalam melihat tujuan dari penggantian nama dan logo, sudah saatnya Anda mengetahui cara-cara untuk mengganti brand dengan cara yang tepat. Berikut cara-cara yang harus Anda ketahui mengenai hal tersebut.

  • Pahami nilai dan tujuan perusahaan
    Sebelum membuat perusahaan, Anda pasti akan membuat sebuah visi dan misi perusahaan. Dengan begitu, Anda harus benar-benar memahami nilai-nilai perusahaan sehingga, Anda bisa memutuskan logo atau desain yang tepat.
  • Buat strategi yang tepat
    Pastikan untuk membuat strategi yang tepat mengingat, hal ini akan berhubungan dengan langkah perusahaan dalam jangka panjang. Buatlah sebuah logo atau nama perusahaan yang mudah diingat dan juga everlasting atau bertahan lama.
  • Analisa kompetisi
    Dalam persaingan, Anda tidak sendiri. Anda perlu melihat lebih dalam mengenai competitor Anda. Dari segi nama dan desain, hal ini tentunya terlihat dari banyak hal terutama dalam soal branding.

Kesimpulan

Rebranding merupakan langkah tepat untuk memberikan wajah baru untuk perusahaan Anda. Namun, perusahaan perlu membuat perencanaan yang baik agar mereka bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan hasil yang baik dan juga sesuai dengan apa yang diinginkan.

Perusahaan perlu melakukan langkah baru agar mereka bisa meraih hasil yang lebih baik. Seperti yang dikatakan oleh Albert Einstein, the definition of insanity is doing the same thing over and over again, but expecting different results. Dengan begitu, perusahaan perlu melakukan langkah baru untuk meraih hasil lebih besar.

(Visited 1.703 times, 1 visits today)