fbpx Paper.id - Invoicing #1 di Indonesia

Apa yang Dimaksud dengan Sistem Penjualan Konsinyasi?

Fery Andriawan | May 15, 2019
Penjualan Konsinyasi

Penjualan Konsinyasi

Rate this post

Penjualan Konsinyasi– Tidak punya modal besar untuk membuka bisnis namun kamu memiliki banyak teman pengusaha? kamu bisa manfaatkan mereka. Bukan rahasia lagi kalo mau mulai berbisnis tidak perlu membutuhkan modal besar. Jika ada peluang yang tepat dan koneksi yang banyak, kamu bisa saja membuka bisnis hari ini juga. Bagaimana cara membuka usaha tanpa menggunakan modal?

Apabila kamu telaah, ada beberapa metode sistem penjualan yang bisa digunakan misalnya reseller ataupun juga dropshipper. Namun dalam beberapa tahun terakhir, metode konsinyasi juga mulai populer dikenal dan berhasil menjadi primadona. Bagaimana tidak, kamu bisa berjualan produk-produk terkemuka tanpa harus memiliki modal besar. Yuk, kenalan lebih jauh dengan sistem penjualan konsinyasi.

Apa itu Penjualan Konsinyasi

Bisnis Konsinyasi

Bisnis Konsinyasi

Konsinyasi adalah sebuah sistem penjualan yang berbasis persetujuan antara pemilik produk dengan pihak kedua. Dengan kata lain, pihak kedua akan menjadi orang yang menjual produk dari pihak pertama dengan tujuan menghasilkan keuntungan. Nantinya, besaran keuntungan yang didapatkan akan berdasarkan dari ketetapan, bisa itu bagi hasil atau menambahkan harga produk.

Maksudnya, sistem penjualan konsinyasi memiliki beberapa cara untuk memberikan keuntungan bagi pihak kedua. Sebab, mereka bisa saja mendapatkan penghasilan dari pihak pertama sekian persen namun mereka juga bisa mendapatkan keuntungan tambahan apabila mampu menjadi produk dengan harga yang lebih tinggi. Bisnis konsinyasi memang sudah cukup menjamur di Indonesia, terlebih lagi barang mahal.

Contohnya, pihak A kesulitan menjual produknya dan memilih untuk mencari pihak B dengan ketentuan menjual dengan keuntungan sekitar 10%. Jadi, apabila sebuah produk dijual dengan harga pasaran Rp. 100 ribu, maka pihak B akan mendapatkan untung sekitar Rp. 10 ribu. Namun, keuntungan bisa bertambah apabila mereka mampu menjual di atas harga pasaran yang ditentukan pihak A.

Baca Juga: Keuntungan Konsinyasi Bagi Pelaku UMKM

Beda Konsinyasi dan Dropshipping

Dropshipper

Dropshipper

Melihat cara kerja bisnis konsinyasi memang sebenarnya sangat mirip dengan sistem dropshipping yang cukup populer di Indonesia. Namun, apa yang membedakan kedua jenis sistem penjualan tersebut dan kenapa konsinyasi dianggap lebih menguntungkan dan aman bagi mereka yang baru ingin memulai usaha?

Dropshipping berbeda dibandingkan dengan konsinyasi. Sebab, sistem penjualan tersebut tidak memperbolehkan kamu untuk melakukan stok produk di rumah. Jadi, kamu hanya boleh melakukan penjualan dengan cara meminta produk gambar dari pihak pertama. Nanti, jika ada penjualan, kamu akan mendapatkan bagian atau komisi sesuai dengan perjanjian. Sudah paham?

Misalnya, kamu bekerjasama dengan sebuah toko baju di Bandung dan ingin menjadi dropshipper mereka. Prosesnya adalah pihak pertama akan memberikan kamu katalog baju mereka agar kamu bisa menjualnya melalui sosial media. Kamu bisa memajang baju dari pihak pertama dan meneruskan pembelian dari pelanggan ke pihak pertama. Setiap periodenya, kamu akan mendapatkan komisi tergantung berapa banyak baju yang terjual.

Sistem penjualan dropshipping tentunya sangat tidak menguntungkan bagi kamu sebagai pihak kedua. Sebab, kamu tidak bisa terlibat langsung dalam pembayaran sehingga kamu tidak bisa mendapatkan komisi tambahan. Sebaliknya, penjualan konsinyasi membebaskan kamu untuk menentukan harga produk. Lagi pula, kamu juga memegang produk dari pihak pertama.

Baca Juga: 5 Taktik Promosi Penjualan yang Terbukti Meningkatkan Profit Hingga 99%

Pros dan Cons Penjualan Konsinyasi

Pengelolaan Stok Produk

Pengelolaan Stok Produk

Dengan mendapatkan komisi atau keuntungan yang besar, apakah itu bisa dikatakan menguntungkan ikut dalam bisnis konsinyasi? jawabannya tidak. Sebab, kamu, sebagai pihak kedua, harus menjaga produk tersebut di gudang sendiri. Apabila terdapat kerusakan secara sengaja, kamu harus menggantikannya sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh kedua pihak yang bersangkutan.

Namun di sisi lain, iming-iming mendapatkan keuntungan besar dalam menjalankan bisnis konsinyasi memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, banyak ecommerce besar di dunia, salah satunya Ebay, juga melayani fitur konsinyasi yang bisa dinikmati para penggunanya di seluruh dunia. Apakah kamu siap terjun langsung ke dalam dunia bisnis dalam sistem penjualan konsinyasi?

Jika kamu sudah yakni ingin menggunakan metode penjualan ini, apakah kamu sudah menyiapkan segalanya, termasuk software pengelolaan stok? Jika belum, kamu bisa menggunakan Paper.id. Kenapa? karena bukan hanya bisa mengatur stok secara otomatis tetapi juga membuat Laporan Keuangan hingga membuat Invoice secara digital. Klik disini untuk daftar gratis sekarang juga.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *