Arus kas sebagai tolak ukur kesehatan finansial bisnis. Bagaimana Anda menanggapinya? Silahkan Anda cek masing-masing kesehatan finansial perusahaan melalui aplikasi akuntansi Paper.id tapi jangan jadi frustasi jika keuangan Anda sedang “tidak enak badan”. Karena kami akan menjelaskan apa yang bisa Anda lakukan mengenai hal itu.

Sebelumnya, apa itu arus kas? Bisa dibilang, jumlah modal cair saat ini yang dapat diakses oleh bisnis Anda. Pada dasarnya arus kas adalah deskripsi tentang perbedaan uang masuk dan uang keluar. Dan, keadaan ini juga bisa positif maupun negatif atau “kurang sehat”

Arus kas yang positif ditandai dengan lebih banyaknya pemasukan daripada biaya keluar. Sebaliknya, arus kas negatif memiliki lebih banyak biaya yang keluar daripada pendapatan yang masuk. Hati-hati juga jika angka di catatan Anda menunjukan laba. Karena bisa saja hal tersebut tetap negatif.

Tidak ada suatu hal yang baik jika arus kas Anda diidentifikasi negatif. Anda bisa-bisa tidak mampu membayar tagihan. Fatalnya, perusahaan Anda terancam runtuh. Jadi, simak lima strategi di bawah untuk menjaga arus kas Anda tetap positif.

Brand Awareness Sebuah Aplikasi Akuntansi

Langkah pertama haruslah dimulai dengan kesadaran bagaimana arus kas berkembang. Sebelumnya, Anda harus memantau terlebih dahulu. Sudah buka aplikasi akuntansi Paper.id? Proses pemantauan akan jauh lebih mudah lewat sini. Jika Anda melihat arus kas terlalu dekat dengan sisi negatif, segera lakukan tindakan korektif.

Belum selesai sampai disitu. Anda juga dapat mengukur apakah strategi manajemen arus kas Anda telah bekerja. Idealnya, ahli keuangan akan bertanggung jawab. Atau, bisa saja terdeteksi human error. Kesalahan dari ahli keuangan dalam pembukuan sebenarnya bisa diminimalisir. Dengan pemakaian aplikasi akuntansi yang dapat diandalkan akurasinya. Lalu, perhatikan arus kas dengan hati-hati dalam waktu per minggu atau lebih sering.

Penagihan Tepat Waktu dan Konsisten

Penagihan Tepat Waktu dan Konsisten - Paper.id

Pemasukan perusahaan pasti datang dari pembayaran tagihan, kan? Punya banyak pelanggan tapi Anda belum pasti mengantongi uang. Membuat pusing saja. Jadi, kuncinya adalah penagihan tepat waktu dan konsisten.

Berikan tagihan kepada klien sesegera mungkin setelah menyelesaikan pengiriman produk dan layanan Anda. Anda juga bisa menegosiasikan persyaratan yang menguntungkan bisnis Anda. Kembali lagi pada pengelolaan invoice Anda. Pembuatan invoice secara tradisional akan menghambat segalanya. Jadi, segeralah go online and go paperless!

Pembayaran Kartu Kredit

Pembayaran Kartu Kredit - Paper.id

Nah, pembayaran secara kredit ini perlu diperlakukan secara istimewa. Penting bagi bisnis Anda menetapkan batas pembayaran via kartu kredit. Atau terapkan safety net ketika arus kas mulai berada di tepi arus negatif. Namun, kadang kala kartu kredit dapat juga membantu. Karena Anda dapat mengakses cadangan ekstra. Tanpa terlalu khawatir bagaimana caranya mengumpulkan uang.

Tindak Lanjut Pembayaran Terlambat

Apakah ini hal yang mengkhawatirkan bisnis Anda? Atau Anda sudah biasa mengalaminya?

Sehari setelah invoice tagihan jatuh tempo tapi klien belum membayar, mulailah eksekusi melalui proses tindak lanjut standar. Yaitu, dengan mengirim email atau menelpon secara sopan. Setelah beberapa hari, Anda dapat meningkatkan upaya untuk permintaan yang lebih ketat secara bertahap.

Tapi ingat, tetap ramah, tetap profesional, tetap hormat, tapi jangan bertele-tele. Jika tidak dapat terselesaikan dengan cara itu, tindakan hukumlah jalan satu-satunya yang dapat diambil.

Menunda Pembayaran Biaya Keluar

Pengeluaran biaya adalah sisi lain dari persamaan arus kas. Jadi, Anda tidak boleh main-main dengan urusan ini. Menunda pembayaran tagihan perusahaan sama sekali tidak ada gunanya. Malah, dengan membayar lebih awal, Anda bisa lebih fokus untuk mengelola pembukuan di aplikasi akuntansi.

Jika Anda menerapkan strategi di atas, seharusnya Anda hanya memiliki sedikit kesulitan mengelola arus kas positif. Ini bukan proses satu kali, jadi jangan menurunkan kewaspadaan Anda. Untuk bisnis yang termonitor, sebaiknya gunakan aplikasi akuntansi Paper.id.

Tidak ada laporan invoice dan laba rugi Anda yang tidak tercatat. Karena kecanggihaan pembukuan otomatisnya. Dalam aplikasi akuntansi ini Anda juga bisa melacak semua transaksi dan pembayaran dalam bentuk statement. Jadi, kenapa masih ragu dengan perhitungan akuntansi Paper.id yang akurat?